Suaranusantara.com- Sekarang naik MRT Jakarta tak perlu lagi beli kartu khusus. Sebab, kini sudah bisa menggunakan kartu kredit untuk tap in-out. Sistem pembayaran kartu kredit di MRT Jakarta telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Rabu 29 Juli 2026 di stasiun MRT, Bundaran HI, Jakarta.
Itu artinya, pengguna MRT terutama wisatawan mancanegara yang hendak berkunjung ke Jakarta cukup dengan tap in-out menggunakan kartu kredit atau EMV Contactless.
Sistem pembayaran kartu kredit nirsentuh atau EMV Contactless ini sebelumnya telah banyak digunakan di negara-negara maju seperti Singapura, Tokyo, Inggris, Jerman, New York dan masih banyak lagi.
Hadirnya sistem EMV ini menjadi yang pertama di Indonesia. Dengan demikian, Jakarta sebagai kota global sudah mampu bersaing dengan negara maju dalam moda transportasi publik.
“Sebagai kota global, Jakarta sekarang ini harus menjadi kota yang sejajar dengan kota-kota yang sudah menerapkan ini, di antaranya Singapura, Tokyo, Shanghai, New York, Kuala Lumpur, Hong Kong, Sydney dan sebagainya,” ujar Pramono Anung, Rabu 29 Juli 2026.
Pramono mengatakan kemudahan tersebut dinilai penting mengingat Jakarta menjadi salah satu tujuan kunjungan wisatawan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dia sampaikan, terdapat sekitar 2,5 juta orang yang melakukan kunjungan ke Jakarta sepanjang 2024.
Dia berharap kemudahan pembayaran transportasi publik melalui kartu kredit nirsentuh dapat semakin mendukung Jakarta sebagai kota global sekaligus meningkatkan akses wisatawan terhadap layanan transportasi publik.
Lebih lanjut, Pramono mendorong agar sistem pembayaran nirsentuh tersebut nantinya tidak hanya diterapkan pada MRT Jakarta.
Menurutnya, sistem serupa diharapkan dapat digunakan pada berbagai moda transportasi publik di Jakarta dan sekitarnya.
“Mudah-mudahan dengan adanya Visa dan Mastercard ini dan juga bisa menggunakan transportasi, nanti bukan hanya MRT ke depan, saya minta untuk LRT, TransJakarta, TransJabodetabek, LRT pun LRT Jakarta maupun LRT yang dibangun oleh pemerintah pusat bisa digunakan,” ujar Pramono.
Menurut Pramono, perluasan sistem pembayaran tersebut akan semakin memperkuat konektivitas dan kemudahan penggunaan transportasi publik di Jakarta.
Integrasi pembayaran lintas moda juga dinilai sejalan dengan upaya Pemprov DKI membangun sistem transportasi yang lebih modern dan inklusif.
Dia berharap penerapan pembayaran kartu kredit nirsentuh di MRT Jakarta menjadi langkah awal menuju sistem transportasi publik Jakarta yang semakin terintegrasi dan mudah digunakan, termasuk bagi masyarakat maupun wisatawan dari luar negeri.


















Discussion about this post