Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

SNC 7 by SNC 7
10 January 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PDIP, Marinus Gea, saat menjalani sidang terbuka promosi doktor di Universitas Sumatera Utara (USU), pada Kamis, (8/1/2026) (Dok Suaranusantara)

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PDIP, Marinus Gea, saat menjalani sidang terbuka promosi doktor di Universitas Sumatera Utara (USU), pada Kamis, (8/1/2026) (Dok Suaranusantara)

2
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Isu lingkungan yang kian mengemuka telah mengubah cara pandang dunia usaha terhadap nilai perusahaan. Nilai korporasi kini tidak lagi semata ditentukan oleh kinerja finansial, melainkan juga oleh komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan merespons tuntutan para pemangku kepentingan.

Hal tersebut mengemuka dalam sidang promosi doktor Marinus Gea di Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis, 8 Januari 2026.

Dalam sidang terbuka tersebut, Marinus Gea mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Stakeholder Pressure dan Green Governance terhadap Company Value dengan Mediasi Sustainability Commitment dan Sustainability Report Assurance di Bursa Efek Indonesia.” Penelitian ini menyoroti pergeseran signifikan dalam pembentukan nilai perusahaan di Indonesia seiring meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

BACAJUGA

Disertasi Marinus Gea di USU: Komitmen Keberlanjutan Jadi Faktor Terkuat Penentu Nilai Perusahaan

Marinus Gea Raih Gelar Doktor, Dapat Dukungan Legislator di Sidang Terbuka

Marinus Gea menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, volatilitas pasar, perubahan kebijakan pemerintah, serta meningkatnya kesadaran publik terhadap isu lingkungan membuat nilai perusahaan tidak lagi dapat diukur hanya dari indikator finansial.

“Nilai perusahaan saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh profitabilitas, tetapi juga oleh bagaimana perusahaan mengelola dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas bisnisnya,” ujar Marinus Gea dalam pemaparannya di hadapan tim penguji.

Ia menyoroti sejumlah kasus kerusakan lingkungan yang melibatkan aktivitas korporasi, yang tidak hanya memicu reaksi publik luas, tetapi juga berdampak langsung pada kebijakan pemerintah, termasuk pencabutan izin usaha. Marinus juga menyinggung bencana banjir di Sumatera yang, menurutnya, tidak terlepas dari praktik deforestasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, termasuk perusahaan yang kegiatan usahanya berkaitan langsung dengan eksploitasi sumber daya alam.

Secara tidak langsung, Marinus menegaskan bahwa lemahnya praktik green governance dan rendahnya sustainability commitment dapat menurunkan legitimasi perusahaan, meningkatkan risiko operasional, serta menggerus nilai perusahaan di mata investor dan masyarakat.

Namun demikian, ia menilai bahwa penilaian company value di Indonesia hingga kini masih didominasi oleh indikator finansial jangka pendek. Aspek keberlanjutan dan Environmental, Social, and Governance (ESG) masih kerap dipersepsikan sebagai beban, bukan sebagai sumber penciptaan nilai.

“Kontribusi keberlanjutan terhadap valuasi perusahaan belum sepenuhnya terinternalisasi di pasar modal Indonesia,” ungkapnya.

Melalui disertasi ini, Marinus Gea mengajukan kerangka konseptual baru dengan mengintegrasikan stakeholder pressure dan green governance terhadap company value, dengan Sustainability Commitment dan Sustainability Report Assurance sebagai variabel pemediasi. Pendekatan ini dinilai masih jarang dieksplorasi, khususnya dalam konteks pasar modal Indonesia dan negara berkembang.

Hasil uji hubungan kausalitas menunjukkan bahwa Sustainability Commitment memiliki pengaruh paling kuat terhadap Company Value, menjadikannya sebagai kebaruan utama (main novelty) dalam penelitian ini.

“Temuan ini menunjukkan bahwa komitmen keberlanjutan merupakan faktor paling dominan dalam meningkatkan nilai perusahaan,” kata Marinus.

Ia menambahkan, secara umum green governance dan tekanan stakeholder juga terbukti berpengaruh positif, baik terhadap komitmen keberlanjutan maupun secara langsung terhadap nilai perusahaan.

Marinus menegaskan bahwa praktik keberlanjutan sejatinya merupakan upaya menjaga daya dukung lingkungan agar tetap dapat dimanfaatkan dan diwariskan kepada generasi mendatang. Eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan, menurutnya, telah terbukti menimbulkan bencana ekologis dan kerugian besar, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun kemanusiaan.

“Dengan penerapan praktik keberlanjutan, perusahaan tidak hanya meningkatkan nilai ekonominya, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan hidup,” tegasnya.

Ia juga menyoroti perkembangan penerapan ESG di Indonesia yang semakin pesat. Perusahaan terbuka semakin transparan melalui publikasi laporan keberlanjutan yang mengacu pada standar Global Reporting Initiative (GRI). Dari sisi regulasi, penerapan ESG didukung oleh sejumlah aturan, antara lain UU No. 4 Tahun 1982 tentang Lingkungan Hidup, UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, serta POJK No. 51 Tahun 2017 tentang Keuangan Berkelanjutan.

Meski demikian, Marinus menilai kesadaran dunia usaha terhadap dampak praktik keberlanjutan terhadap profitabilitas dan nilai perusahaan jangka panjang masih relatif rendah. Oleh karena itu, ia merekomendasikan penguatan regulasi yang berpihak pada lingkungan dan memiliki daya paksa hukum yang kuat, khususnya bagi perusahaan yang bergerak di sektor eksploitasi sumber daya alam dan industri yang berpotensi mencemari lingkungan.

Dalam rekomendasinya, Marinus Gea mendorong DPR RI bersama pemerintah untuk merumuskan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan, memperketat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan regulasi, serta mengarusutamakan perencanaan dan penganggaran hijau sebagai investasi strategis pembangunan.

“Kebijakan lingkungan mungkin dianggap membebani dunia usaha dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang akan memberi manfaat besar bagi perusahaan, masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya.

Tags: Isu LingkunganMarinus GeaPilihan EditorSidang Terbuka Promosi Doktoral
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Sari Yuliati
Nasional

Komisi III DPR Dorong RUU Perampasan Aset untuk Optimalkan Pemberantasan Korupsi

by snc4
16 January 2026

Suaranusantara.com- Pembentukan Rancangan Undang-Undang tentang Perampasan Aset resmi mulai...

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar (Dok Instagram Nasaruddin Umar)
Nasional

Peringati Isra Mikraj, Menag: Salat Mengajarkan Kesalehan Sosial hingga Kepedulian Lingkungan

by snc4
16 January 2026

Suaranusantara.com- Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah...

Safaruddin

Komisi III DPR Dorong Reformasi Polri Berbasis Perubahan Perilaku

16 January 2026
Habiburokhman

KUHP dan KUHAP Baru Dinilai Lebih Humanis, Komisi III Soroti Kasus Laras Faizati

16 January 2026

Ombudsman Temukan Sejumlah Masalah dalam Program Pemanfaatan Biomassa

15 January 2026

Polri: Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun Selama Nataru 2025/2026

15 January 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

6 months ago
ilustrasi ucapan isra' Mi'raj (Dok : Istock)

Ucapan Penuh Makna di Hari Peringatan Isra’Mi’raj Tahun 2024

2 years ago
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak soal Pasar Sunan Gigi (Dok Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta)

Tak Sekadar Cat Ulang, DPRD DKI Dorong Revitalisasi Menyeluruh Pasar Sunan Giri

3 days ago
Dinas Pendidikan Kota Tangerang Gelar Seleksi Siswa Teladan

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Gelar Seleksi Siswa Teladan

8 years ago
BPOM angkat bicara soal produk susu formula Nestle terkontaminasi racun Cereulide (Instagram @uz24uz)

BPOM Angkat Bicara Soal Produk Susu Formula Nestle Ditarik dari 49 Negara Terkontaminasi Racun Cereulide

3 days ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Harga Emas 8 April 2025: Antam Turun Drastis, Galeri24 dan UBS Ikut Terkoreksi
Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Rp6.000 Setelah Sentuh All Time High

by snc4
16 January 2026

Suaranusantara.com- Pergerakan harga emas Antam menunjukkan koreksi pada Jumat, 16 Januari 2026. Penurunan ini terjadi sehari setelah...

IHSG dibuka dalam perdana perdagangan saham awal tahun 2026 tanpa Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @bloombergtechnoz)

Rekor Baru Pasar Saham: IHSG Cetak All Time High di Awal 2026

16 January 2026
Bruno Fernandes

Dilirik Klub Arab Saudi, Masa Depan Bruno Fernandes Akhirnya Terungkap!

16 January 2026
Enzo Fernandez

PSG Pantau Enzo Fernandez, Situasi Internal Chelsea Jadi Sorotan

16 January 2026
Kementerian Perhubungan menyediakan 17.239 tiket kapal laut gratis periode Nataru 2025/2026 (Dok Kemenhub)

Angkutan Penyeberangan Naik 35 Persen Selama Nataru 2025/2026

15 January 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com