Suaranusantara.com- Pengunduran diri FX Rudyatmo atau akrab disapa FX Rudy dikaitkan dengan batalnya Konferda yang sejatinya digelar pada Selasa 16 Desember 2025 pekan ini.
Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, Teguh Prakosa mengatakan, dirinya dan FX Rudy sempat bertemu saat akan berangkat ke Jakarta untuk Konferda.
Namun, Konferda batal digelar. Usai dari situ, dirinya dan FX Rudy belum lagi bertemu.
“Hari Senin saya dan Pak Sekretaris (Sekretaris DPC PDIP Solo, Budi Prasetyo) berangkat ke Jakarta untuk Konferda hari Selasa. Tapi (Konferda) batal. Nah, saya belum ketemu lagi sama Pak Rudy,” terang dia, Kamis 18 Desember 2025.
Terkait pengunduran diri FX Rudy karena gagalnya Konferda, Teguh tidak membeberkan secara gamblang.
“Ya tidak empiris itu, ya. Tetapi beliau kan berpikirnya, beliau kan juga Natalan. Tugasnya kalau Natalan kan tidak bisa diganggu gugat, tanggal 24 – 25, mulai lima hari itu, mulai tanggal 20 itu sampai Natal itu kegiatan gerejanya kan tertib banget ya,” kata dia.
Dalam surat pengunduran diri FX Rudy, dia menyatakan mundur lantaran merasa tidak mampu menjabat sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jateng.
Diketahui, FX Rudy menjabat sebagai Plt Ketua DPP PDI Perjuangan menggantikan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul sejak Agustus 2025.
Dalam surat itu, Rudy mengaku ingin kembali menjadi kader biasa. Meski begitu, dia menegaskan bahwa dirinya tetap loyal kepada Megawati.
“Dengan legowo dan tulus ikhlas, kami mohon tetap menjadi anggota, PDIP biasa. Kami tetap loyal, taat, dan patuh, kepada ketua umum dan tetap berjuang siap memenangkan pemilu 2029,” ujarnya.
***
