Prabowo Apresiasi Kerja Anggota Kabinet: Apa yang Kita Capai Sangat Membanggakan

Presiden RI Prabowo Subianto saat gelar retret kabinet kedua pada Selasa 6 Januari 2026 di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Presiden RI Prabowo Subianto saat gelar retret kabinet kedua pada Selasa 6 Januari 2026 di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto mengapreasi kinerja para anggota Kabinet Merah Putih atas pencapaian yang dicapai selama satu tahun pemerintahannya.

Hal ini disampaikan Prabowo saat retret kabinet kedua yang digelar Selasa 6 Januari 2026 di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Prabowo, apa yang dicapai selama satu tahun pemerintahannya ini sudah sangat membanggakan.

Kata Prabowo, saat berhadapan dengan rakyat, pemerintahannya haruslah membawa strategi.

“Apa yang kita telah capai, menurut saya sangat membanggakan. Kita maju ke hadapan rakyat dengan sesuatu strategi, strategi tertulis, strategi terukur, strategi melalui kajian puluhan tahun,” ujar Prabowo dalam retret kabinet, Selasa 6 Januari 2026.

Prabowo sangat berharap Indonesia bisa menjadi negara mandiri dan berdiri di atas kekuatan sendiri. Maka dari itu, pemerintah memiliki target untuk bisa berhasil swasembada pangan.

“Bangsa Indonesia harus mandiri, bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri, dan di situ elemen utamanya adalah swasembada pangan. Tidak ada bangsa yang merdeka, bilamana bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyatnya,” ujar Prabowo.

Lalu Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia telah berhasil swasembada beras hanya dalam kurun waktu satu tahun. Padahal, Prabowo menargetkan swasembada beras dapat tercapai dalam empat tahun.

“Alhamdulillah target yang saya berikan kepada tim pangan kita waktu awal pemerintahan saya pimpin adalah empat tahun untuk swasembada pangan. Alhamdulillah, pada 31 Desember 2025, waktu 24.00. Bisa kita dengan resmi mengatakan Republik Indonesia swasembada beras,” ujar Prabowo.

Selain pangan, ia juga menekankan pentingnya swasembada energi agar Indonesia tidak bergantung dengan negara lain.

“Kalau kita tergantung dengan bangsa lain untuk energi kita, tidak mungkin kita makmur, tidak mungkin kita lepas dari kemiskinan,” ujar Prabowo.

Sekali lagi, Prabowo mengapresiasi kerja seluruh jajaran Kabinet Merah Putih selama ini dan kembali menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berani mengambil inisiatif demi kepentingan rakyat.

“Pemimpin sejati bukan yang menunggu perintah, tapi yang memahami arah besar dan berani bertindak,” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan jajaran menteri di Kabinet Merah Putih untuk meninggalkan kepentingan pribadinya dan fokus bekerja untuk masyarakat.

Pesan Prabowo itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai retret yang digelar tertutup.

“Selalu beliau menekankan orientasi kita harus bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara, untuk kepentingan masyarakatkan. Dan beliau berharap kita meninggalkan kepentingan-kepentingan pribadi, kepentingan-kepentingan ego sektoral,” ujar Prasetyo.

Pada awal 2026, Prabowo juga menghendaki jajaran Kabinet Merah Putih untuk melakukan percepatan dalam program-programnya.

Salah satu yang diungkap Prasetyo adalah percepatan groundbreaking 28 proyek yang ditargetkan dimulai pada Februari atau Maret 2026.

“Kemudian Bapak Presiden juga memberikan penekanan pada kita semua untuk terus memperkuat kerja sama di antara lintas kementerian untuk mencapai program-program besar di 2026 ini,” ujar Prasetyo.

Exit mobile version