Suaranusantara.com- Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani resmi ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, Selasa 13 Januari 2026.
Ditunjuknya Sri Mulyani sebagai Anggota Dewan Pengurus Gates Foundation milik konglomerat Bill Gates itu diumumkan melalui laman resmi Gates Foundation
CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan pengurus, Mark Suzman mengungkap alasan ditunjuknya Sri Mulyani sebagai Anggota Dewam Pengurus Gates Foundation.
Menurutnya Sri Mulyani memiliki pengalaman dalam bidang ekonomi yang panjang dan beragam.
“Sri Mulyani membawa pengalaman yang sangat mendalam dalam membentuk hasil pembangunan ekonomi yang lebih adil, keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan ini,” kata Suzman, Selasa 14 Januari 2026.
Diharapkan dengan bergabungnya Sri Mulyani ke Gates Foundation maka dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kepemimpinannya akan membantu memastikan bahwa sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan memperbaiki kualitas hidup komunitas di seluruh dunia,” imbuhnya.
Gates Foundation menyebut bahwa Sri Mulyani bergabung di saat yang tepat. Dalam dua dekade ke depan, yayasan ini berkomitmen untuk menghabiskan dana abadi untuk fokus pada tiga tujuan utama.
Tiga tujuan tersebut yakni mengakhiri kematian ibu dan bayi yang sebenarnya bisa dicegah, memastikan generasi berikutnya tumbuh tanpa ancaman penyakit menular mematikan, serta mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan dan mengarahkan mereka menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
“Dengan waktu 20 tahun untuk menciptakan dampak sebesar mungkin bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bisa bergabung dengan dewan Gates Foundation untuk berkontribusi di momen penting yang penuh tantangan sekaligus peluang ini,” kata Sri Mulyani dalam situs resmi Gates Foundation.
Ia mengatakan sudah sekitar satu dekade bekerja sama dengan yayasan milik Bill Gates ini. Terutama untuk mengeksplorasi teknologi bagi kemaslahatan banyak orang secara inklusif dan berkelanjutan.
“Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik ke dalam upaya-upaya penting ini untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesejahteraan,” imbuhnya.
Dalam anggota pengurus, Sri Mulyani akan duduk bersama anggota dewan lainnya, yakni Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates.
Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini sedang cuti sementara karena menjalankan tugas sebagai penasihat ekonomi utama Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer.
Dalam keterangan resminya, Gates Foundation menyoroti pengalaman Sri Mulyani sebagai Menkeu wanita pertama di Indonesia, sekaligus salah satu yang terlama memegang jabatan tersebut di Tanah Air.
Karir sebagai Menkeu diembannya sejak tahun 2005-2010, di bawah pemerintahan Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.
Tahun 2010, ia ditunjuk sebagai salah satu dari tiga Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Sri Mulyani kemudian ditunjuk lagi menjadi Menkeu tahun 2016 oleh Presiden ketujuh Indonesia, Joko Widodo.
Tahun 2024, ia kembali diangkat sebagai Menkeu oleh Presiden Prabowo Subianto dan menjabat hingga pertengahan tahun 2025.
