Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi atas viralnya ada dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta.
Di mana, dalam video viral di media sosial memperlihatkan tampak dua orang menjaga jalan yang ditutup beton atau road barrier.
Kemudian, beberapa pengendara sepeda motor terlihat mengantre untuk melintasi jalan tersebut. Para pengendara motor yang hendak melintas itu diminta memberikan sejumlah uang. Jika tak memberi, maka tidak diperkenankan melintas.
Pramono dengan tegas akan menindaklanjuti hal tersebut. Bahkan akan memberikan sanksi berupa bebas tugas di kawasan wisata itu
“Siapa pun yang melakukan pungli dan kemudian terbukti, saya akan bebas tugaskan di tempat itu,” kata Pramono kepada wartawan di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, dikutip Senin, 9 Februari 2026.
Pramono menjelaskan, tidak ada kompromi terhadap praktik pungli. Kata dia, Jakarta harus dibangun dengan komitmen.
“Enggak kompromi lagi dengan hal-hal seperti ini karena Jakarta harus dibangun dengan komitmen,” pungkas Pramono.
