Suaranusantara.com – Anggota DPR RI Fraksi PKS, Izzuddin Alqassam Kasuba, menegaskan pentingnya keberpihakan media terhadap wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Pesan ini ia sampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Senin (9/2/2026).
Alqassam menilai, narasi pembangunan nasional tidak akan pernah utuh tanpa hadirnya potret jernih dari pelosok negeri, khususnya kawasan Indonesia Timur. Ia menggarisbawahi tiga langkah utama yang perlu diperkuat untuk kemajuan pers di daerah.
Pertama, pemerataan narasi. Media nasional diharapkan memberi ruang lebih luas bagi isu-isu strategis di pelosok, bukan hanya yang berpusat di kota besar.
Kedua, pemberdayaan jurnalis lokal, melalui penguatan kapasitas sekaligus perlindungan bagi mereka yang bertugas di garda terdepan wilayah 3T.
Ketiga, digitalisasi inklusif, dengan mendorong infrastruktur teknologi agar distribusi informasi dari dan ke daerah terpencil tidak lagi terhambat.
“Pers di daerah 3T adalah penjaga kedaulatan informasi. Mereka adalah penyambung lidah bagi mereka yang tak terdengar. Harapan kita, pers nasional semakin inklusif dalam memotret wajah Indonesia,” kata Alqassam dalam keterangannya.
Ia juga menekankan, meski teknologi seperti kecerdasan buatan mulai merambah ruang redaksi, etika dan nurani jurnalis tetap menjadi pembeda utama. Menurutnya, pers yang mencerahkan adalah pers yang mampu memadukan inovasi teknologi dengan tanggung jawab sosial yang kuat.
Dalam kesempatan itu, Alqassam juga menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional.
“Selamat Hari Pers Nasional. Teruslah menjadi kompas bagi publik dalam menemukan kebenaran,” pungkasnya.
