Pasca Serangan AS-Israel ke Iran, BoP Trump Tak Lagi Efektif

Waketum MUI Cholil Nafis bicara soal BoP Trump tak lagi efektif pasca serangan AS-Israel ke Iran (Instagram @cholil.nafis)

Waketum MUI Cholil Nafis bicara soal BoP Trump tak lagi efektif pasca serangan AS-Israel ke Iran (Instagram @cholil.nafis)

Suaranusantara.com- Sabtu 28 Februari 2026 Amerika Serikat bersama Israel menyerang Iran. Dalam serangan militer gabungan itu, Pemimpin Tertinggi Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas.

Pasca serangan itu, publik menyoroti soal Board of Peace (BoP) atau Dewan Keamanan untuk Palestinan yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) Cholil Nafis mengatakan BoP Trump itu menurutnya sudah tak lagi efektif pasca serangan yang dilancarkan ke Iran.

“Kalau kita kan melihatnya tidak efektif sudah di BoP itu karena ternyata penggagasnya juga tidak memberikan semacam gambaran, baik track record maupun sekarang yang memihak pada perdamaian,” ucap Cholil di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 5 Maret 2026.

Cholil menekankan Indonesia harus berperan aktif menciptakan perdamaian dunia. Ia menyatakan jangan sampai peperangan ini berdampak negatif terhadap rakyat sipil.

“Kemudian kita berharap juga ini bisa menciptakan perdamaian dengan memaksimalkan peran PBB dan OKI karena semua akan rugi kalau ini perang terus berlangsung,” ucap dia.

Prabowo diketahui pada Kamis kemarin mengundang para pimpinan ormas Islam ke Istana guna membahas geopolitik dunia pasca serangan AS ke Iran.

Dalam pertemuan itu, Cholil juga menyampaikan bahwa Prabowo berjanji akan mundur dari BoP jika Indonesia dinilai tidak bisa memberikan manfaat bagi Palestina.

“Janjinya kalau memang saya tidak bermanfaat di BoP, saya akan mundur,” kata Cholil lagi.

Cholil menyampaikan Prabowo berjanji segala langkahnya semata-mata untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Jika tidak untuk Palestina, maka Prabowo bersedia mencabut keanggotaan BoP.

“Kalau tidak untuk kepentingan Palestina, maka dia akan mundur,” ujarnya.

Prabowo sebelumnya pada 3 Februari juga pernah mengatakan bahwa bersedia menarik keanggotaan dari BoP jika tak sejalan untuk kemerdekaan Palestina.

Exit mobile version