Suaranusantara.com- Pemerintah berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) demi menghemat konsumsi BBM imbas perang yang terjadi di Timur Tengah.
Langkah ini sebelumnya diambil oleh sejumlah negara lain di Asia Tenggara, salah satunya Filipina. Filipina sudah mulai menerapkan WFH yang dimulai dari kantor-kantor pemerintahan.
Pemerintah Indonesia membuka opsi untuk menerapkan WFH namun, masih dikaji.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pun menanggapi rencana pemerintah untuk WFH. Pramono mengaku siap mengikuti arahan dari pemerintah pusat.
Mulanya, Pramono menyampaikan bahwa kebutuhan pokok hingga gas LPG jelang Idulfitri 1447 H aman terpenuhi termasuk stok atau cadangan.
“Yang pertama, saya ingin menyampaikan bahwa Jakarta di dalam menyambut Idul Fitri ini semua kebutuhan, termasuk energi, LPG dan sebagainya, terpenuhi dengan baik. Bahkan cadangannya masih cukup dan ada kenaikan sedikit sekali,” ujar Pramono kepada wartawan, Selasa 17 Maret 2026.
Dia mengatakan kenaikan harga bahan pokok meliputi cabai keriting hingga daging masih terjadi. Namun, secara menyeluruh, stok di Jakarta aman.
Jakarta sama sekali dalam hal persoalan harga ini termonitor dengan baik dan kami akan memonitor sampai dengan sesudah Lebaran,” jelasnya.
Terkait WFH, Pramono menegaskan apa yang menjadi arahan pemerintah pusat akan dijalankan.
“Sedangkan untuk work from home, maka apa yang menjadi arahan dari pemerintah pusat akan dijalankan di DKI Jakarta juga. Karena bagaimanapun perang dunia yang terlalu lama ini, perang, apa, di Iran yang lama ini, mohon maaf bukan dunia, perang di Iran yang terlalu lama,” jelasnya.
Dia menyebut perang di Iran akan memberi tekanan penyediaan energi, terutama gas juga BBM.
“Ini pasti akan memberikan tekanan penyediaan energi terutama untuk gas dan juga untuk BBM. Dan harganya memang sekarang ini mengalami kenaikan yang signifikan,” tambahnya.
Pramono menegaskan bakal memberlakukan kebijakan WFH bila sudah menjadi arahan pusat. “Dan untuk itu, pemerintah DKI Jakarta, kalau pemerintah pusat memberlakukan secara menyeluruh, kami akan mengikutinya. Jadi Jakarta akan mengikutinya,” tutupnya.
