Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Merak-Bakauheni Padat Merayap: Strategi ‘Delaying System’ Dikerahkan untuk Urai Kemacetan

Pantaun arus balik mudik di terminal terpadu pulo gebang (Dok: ig: terminalterpadupulogebang)

Pantaun arus balik mudik di terminal terpadu pulo gebang (Dok: ig: terminalterpadupulogebang)

Suaranusantara.com – Antrean panjang kendaraan terpantau memadati akses menuju dermaga Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa (31/3/2026).

Penumpukan ini terjadi akibat tingginya volume kendaraan serta adanya hambatan arus bongkar muat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, yang memicu keterlambatan jadwal sandar kapal.

Ribuan kendaraan pribadi dan truk logistik dilaporkan telah memenuhi kantong parkir serta area luar dermaga sejak dini hari. Kondisi ini dipicu oleh sinkronisasi jadwal kapal yang terhambat, sehingga waktu tunggu bagi para calon penumpang menjadi lebih lama dari biasanya.

Ridwan mengatakan beberapa dermaga di Pelabuhan Merak mengurangi muat kendaraan ke kapal sehingga terjadi perlambatan proses muat. Oleh karena itu, kata dia, arus lalu lintas menuju Pelabuhan Merak mengalami perlambatan.

“Biar di Bakauheni cepat terurai, cepat habis, tadi tuh sempat kelancaran buat Bakauheni. Bukan diperlambat, tapi dikurangi untuk dermaganya, jadi prioritas yang dari Bakauheni dulu,” ujar Ridwan.

Salah satu seorang supir truk, Suryono mengatakan sudah antre di dermaga eksekutif Pelabuhan Merak sejak pukul 05.00 WIB. Hingga pukul 09.00 WIB, dirinya masih menunggu giliran masuk ke kapal.

“Dari jam 5 Subuh, belum (masuk ke kapal). Keluar tol tadi sempat macet sedikit,” ujar Suryono sebagai supir truk.

Langkah Antisipasi Petugas, guna mengurangi kemacetan pihak ASDP bersama Kepolisian setempat :

– Menerapkan sistem penyekatan kendaraan di jalur arteri secara humanis untuk mencegah penguncian jalur di dalam area pelabuhan.
– Otoritas pelabuhan tengah berupaya mempercepat durasi bongkar muat kapal agar antrean dapat terurai secara bertahap.
– Petugas disiagakan di titik-titik krusial untuk memberikan informasi dan menjaga ketertiban para pengguna jasa.

Pihak otoritas meminta para pengendara untuk tetap bersabar dan mematuhi instruksi petugas di lapangan. Selain itu, pengguna jasa diingatkan untuk memastikan kondisi fisik serta kelayakan kendaraan dalam keadaan prima demi keamanan selama perjalanan menyeberang menuju Pulau Sumatera.

Exit mobile version