Suaranusantara.com- Peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi menyisakan duka mendalam sekaligus kisah haru dari para korban selamat. Salah satunya adalah seorang penumpang perempuan yang harus bertahan selama berjam-jam dalam kondisi terjepit di dalam gerbong, menunggu proses evakuasi yang penuh tantangan.
Kecelakaan terjadi pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.52 WIB di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute Cikarang–Jakarta, yang bermula dari gangguan di perlintasan rel akibat sebuah taksi yang tertabrak KRL hingga menyebabkan kereta berhenti, lalu ditabrak dari belakang oleh KA jarak jauh.
Dalam insiden tersebut, korban bernama Endang Kuswati (40), seorang pekerja yang hendak pulang ke Cibitung, menjadi salah satu penumpang yang terjebak di gerbong khusus wanita selama kurang lebih 10 jam hingga akhirnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan petugas PT KAI.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan puluhan korban jiwa dan luka-luka, dengan data sementara menyebutkan sekitar 14 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami cedera.
Endang Kuswati diketahui merupakan korban selamat yang mengalami luka memar dan terjepit di bagian tubuhnya akibat himpitan gerbong yang rusak parah.
Menurut keterangan Evi, yang merupakan kerabat korban, Endang sempat menghubungi keluarga dalam kondisi panik.
“Dia telepon sambil menangis, bilang posisinya kejepit,” ujarnya sebagai pihak keluarga yang pertama menerima kabar dari korban.
Dalam kondisi gelap dan penuh tekanan, Endang harus bertahan hidup di antara korban lain, bahkan di sekitar jenazah penumpang, hingga proses evakuasi berhasil dilakukan pada keesokan harinya, Selasa, 28 April 2026.
Tim SAR gabungan menghadapi kesulitan besar karena kondisi gerbong yang ringsek, sehingga evakuasi korban terjepit membutuhkan waktu lama dan peralatan khusus.
Peristiwa ini juga mendapat perhatian pemerintah pusat, yang meminta investigasi menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
