Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa hasil riset dan inovasi yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat diharapkan mampu mendukung peningkatkan daya tahan ekonomi nasional.
“Hasil dari pelatihan pembuatan kosmetik dan skincare dari hasil riset BRIN diharapkan mampu memenuhi kebutuhan keseharian masyarakat, dan membuka peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraan,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam sambutannya pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Kosmetik dan Skincare Alami dari Bahan Organik yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Komisi X DPR RI, di Demak, Jawa Tengah, Kamis (30/4).
Menurut Lestari yang juga Anggota Komisi X DPR RI, kosmetik dan skincare, saat ini, sudah menjadi kebutuhan keseharian masyarakat untuk menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar matahari.
Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa kegiatan Bimtek pembuatan kosmetik dan skincare yang diinisiasi BRIN bukan semata berbagi pengetahuan terkait kecantikan dan kesehatan.
Lebih dari itu, ujar Rerie, pemanfaatan hasil riset BRIN juga membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Diakui Rerie, pasar kosmetik nasional pada tahun lalu mencapai Rp146 triliun. Sehingga, para peserta Bimtek BRIN ini, kelak, dapat memanfaatkan kemampuannya membuat skincare untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu juga mengapresiasi langkah BRIN yang telah menyebarluaskan hasil riset dan inovasinya yang sesuai dengan kebutuhan keseharian masyarakat.
Rerie sangat berharap, sinergi BRIN dan masyarakat konsisten diperkuat, guna mendorong pemanfaatan hasil riset dan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
