Prabowo: Dunia Tengah Genting, Kita Harus Perkuat Kolaborasi Kawasan Hadapi Tantangan Global

Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri rangkaian KTT ke 48 ASEAN, Kamis 7 Mei 2026 (Instagram @bahlilahadalia)

Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri rangkaian KTT ke 48 ASEAN, Kamis 7 Mei 2026 (Instagram @bahlilahadalia)

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis 7 Mei 2025 menghadiri rangkaian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke 48 ASEAN yang digelar di Filipina, Kamis 7 Mei 2026.

Salah satu rangkaian dari forum ini yakni KTT Khusus Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA), Kamis 7 Mei 2026.

Dalam KTT BIMP-EAGA, Prabowo menyampaikan bahwa seluruh pemimpin kawasan khususnya ASEAN haruslah saling berkolaborasi untuk menghadapi tantangan global.

“KTT Khusus ini hadir di saat yang sangat genting. Tantangan yang kita hadapi menuntut kolaborasi yang lebih erat dan efektif di antara kita,” ujar Prabowo, dikutip keterangan Sekretariat Presiden, Kamis 7 Mei 2026.

Prabowo menegaskan bahwa BIMP-EAGA harus terus berkembang dan lebih adaptif agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat di kawasan secara lebih nyata.

Menurutnya, kerja sama subkawasan tersebut harus menjadi, berdampak, dan responsif terhadap dinamika global yang terus berubah.

“Dengan semangat itu, BIMP-EAGA harus terus berkembang. BIMP-EAGA harus lebih adaptif, lebih berdampak, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat kita,” lanjutnya.

Prabowo juga menekankan bahwa prioritas utama negara-negara anggota saat ini adalah melindungi keselamatan dan kehidupan masyarakat. Ia menyebut bahwa visi BIMP-EAGA 2035 telah memberikan arah yang jelas, namun tantangan selanjutnya adalah memastikan implementasi yang nyata.

“Prioritas kita jelas, melindungi keselamatan dan mata pencaharian rakyat kita. Visi BIMP-EAGA 2035 telah memberi kita arah yang jelas. Sekarang tugasnya adalah mewujudkannya,” ucapnya.

Exit mobile version