Suaranusantara.com- Ketua DPP PDI Perjuangan, Andrea Hugo Pareira angkat bicara soal pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang mengaku tahu siapa pemodal di balik aksi demo beberapa waktu lalu.
Kata Andreas, Prabowo wajar bisa tahu mana aksi demo bayaran atau bukan. Sebab, Prabowo memegang kuasa terhadap alat negara, sehingga bisa membedakan demonstrasi.
“Tidak sulit bagi presiden untuk mengetahuinya,” ujar Andreas kepada awak media, Kamis 25 Juni 2026.
Dia mengatakan rakyat tentu paham jabatan setingkat Presiden RI bisa membedakan jenis demonstrasi tanpa harus disampaikan ke publik.
“Tanpa presiden menyampaikan di depan umum pun kita memahami bahwa presiden mengetahui itu,” ujar Andreas.
Dia mengatakan saat ini yang dibutuhkan ialah tindak nyata setelah Presiden RI mengetahui demonstrasi yang berkategori bayaran.
“Langkah dan tindakan apa yang dilakukan, terhadap demonstrasi yang substantif dan mana demonstrasi bayaran,” ujarnya.
Namun, Andreas menangkap nada ancaman semata dari ucapan Prabowo ketika membahas demonstrasi bayaran dalam pidato di Gorontalo.
“Kalau melihat ucapan presiden dalam pidatonya, justru terkesan nada ancaman terhadap rakyatnya sendiri,” ujarnya.
Sebelumnya, Prabowo dalam pidatonya di Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026, Gorontalo, Rabu 24 Juni 2026 mengatakan telah mengetahui identitas orang-orang yang membayar aksi demo.
“Hati-hati loh saya kasih peringatan mereka-mereka itu, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu,” kata Prabowo, Rabu 24 Juni 2026.


















Discussion about this post