Stok Pupuk Nasional Melimpah, Mentan Sebut Indonesia Mulai Ekspor ke Sejumlah Negara 

Mentan Amran Sulaiman soal stok pupuk (instagram @a.amran_sulaiman)

Suaranusantara.com – Kementerian Pertanian menyatakan stok pupuk nasional saat ini berada dalam kondisi lebih dari cukup. Bahkan, Indonesia telah mulai mengekspor pupuk ke sejumlah negara.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dalam acara groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

“Pupuk kita lebih dari cukup bahkan kemarin kami ekspor ke Australia, berikutnya Filipina, Brasil, India, bahkan kemarin juga Menteri Pertanian Australia langsung mengucapkan terima kasih 4 kali,” kata Amran.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti dari besarnya gagasan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dinilai mampu dijalankan dengan baik oleh seluruh pihak terkait.

Selain keberhasilan swasembada beras, Amran menyebut Indonesia kini juga telah mencapai swasembada jagung untuk kebutuhan pakan. Ia menambahkan, harga pupuk dalam negeri pun mengalami penurunan hingga 20 persen, yang diharapkan semakin membantu produktivitas petani nasional.

“Swasembada beras sudah, kemudian kita ekspor pupuk, harga pupuk dalam negeri turun 20 persen. Kemudian kita sudah swasembada jagung untuk pakan. Berikutnya industri seperti disampaikan tadi Pak Mensesneg,” ujar Amran.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut mengungkapkan capaian strategis lain di sektor pangan nasional, yakni meningkatnya cadangan beras pemerintah yang kini mencapai 5,3 juta ton di gudang Bulog.

Menurutnya, jumlah tersebut menjadi pencapaian bersejarah yang menunjukkan kondisi pangan nasional yang aman dan terkendali.

“Cadangan beras pemerintah di gudang Bulog sejumlah 5,3 juta ton. sekali lagi kita ingin memastikan bahwa pangan kita aman, terkendali, harga juga terjangkau bahkan bisa memberi bantuan kepada saudara-saudara kita di negara lain,” ungkap Pras.

Exit mobile version