Hadiri Rapat Paripurna DPR, Prabowo Perdana Bacakan RAPBN 2027

Presiden RI Prabowo Subianto hadiri rapat paripurna DPR, Rabu 20 Mei 2026 (Instagram @jakarta.point)

Presiden RI Prabowo Subianto hadiri rapat paripurna DPR, Rabu 20 Mei 2026 (Instagram @jakarta.point)

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto hari ini Rabu 20 Mei 2026 menghadiri rapat paripurna ke-19 masa persidangan V tahun sidang 2025-2026 di Gedung DPR, Jakarta.

Adapun agenda rapat paripurna di antaranya, penyampaian kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh pemerintah.

Agenda paripurna lainnya, laporan Badan Legislasi (Baleg) DPR atas evaluasi perubahan kedua prolegnas RUU Prioritas tahun 2026, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

Menariknya, Prabowo nantinya di rapat paripurna DPR perdana memberikan pidatonya terkait kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Pidatonya ini menjadi sorotan, sebab, biasanya penyampaian RAPBN dibacakan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu).

Prabowo telah tiba di Gedung DPR/MPR RI pada pukul 09.32 WIB. Terlihat orang nomor satu di negeri ini nampak mengenakan setelan jas hitam, dasi biru dan peci hitam.

Saat tiba di gedung DPR, Prabowo disambut Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Kemudian ada juga Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa (Nasdem), dan Sari Yuliati (Golkar)

Selanjutnya agenda rapat paripurna yakni pendapat fraksi-fraksi atas revisi Undang-Undang usul inisiatif Komisi III, tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan menjadi RUU usul DPR.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Prabowo hendak menyampaikan langsung paparan yang biasanya disampaikan oleh Menteri Keuangan tersebut.

Prasetyo menyebut gelaran rapat paripurna DPR itu bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei.

“Kebetulan tanggal 20 hari Kebangkitan Nasional. Jadi Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa,” kata Prasetyo kepada wartawan, Selasa 19 Mei 2026.

Utamanya, lanjut Prasetyo, penyatuan pandangan itu diperlukan dalam menjaga perekonomian bangsa.

“Terutama di dalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita,” sambungnya.

Sementara itu, kehadiran Prabowo ke rapat paripurna DPR sebelumnya turut disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Saan Mustopa.

“Ya, rencananya seperti itu ya (Prabowo hadir paripurna),” kata Wakil Ketua DPR Saan Mustopa di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 19 Mei 2026.

Saan mengatakan rencananya Prabowo akan menyampaikan langsung kerangka ekonomi makro (KEM). Kemudian, Prabowo disebut juga akan memaparkan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF).

“Jadi, untuk penyampaian kerangka ekonomi makro, terus juga pokok-pokok kebijakan fiskal yang akan disampaikan langsung oleh Presiden,” ujarnya.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan pertimbangan Prabowo hadir langsung dalam paripurna hari ini. Dasco menilai Presiden dapat langsung menyampaikan pandangan pemerintah di DPR.

“Kan tidak ada aturan yang kemudian, yang kemudian membuat seorang Presiden, bisa, kan bisa langsung. Itu boleh-boleh saja. Namanya ini pengantar untuk penyusunan APBN 2026,” kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.

Dasco mengatakan kehadiran Prabowo di paripurna DPR merupakan perdana seorang Presiden menyampaikan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal di depan anggota DPR.

“Saya baru cek tadi, mungkin ini baru pertama kali ya. Iya,” sebut Ketua Harian Partai Gerindra.

Exit mobile version