Suaranusantara.com- Lauk ayam di program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan Presiden RI Prabowo Subianto lantaran dinilai terlalu kecil potongannya.
Hal ini disampaikan Prabowo saat rapat konsolidasi di hadapan 12.000 penggerak dan mitra MBG dalam rapat konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertajuk Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition’, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu 3 Juni 2026.
Prabowo mengatakan kalau ayam utuh dipotong-potong lebih dari 14 potongan, maka ini porsinya sangatlah sedikit.
Menurut Prabowo, ini merupakan praktik dosa besar. Hal ini membuat jutaan anak Indonesia kecewa.
“Kalau potong lebih dari 14, dosa! Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa,” kata Prabowo dikutip, Jumat 5 Juni 2026.
Pernyataan tersebut menarik perhatian karena dalam industri kuliner dan katering, terdapat berbagai standar pemotongan ayam yang disesuaikan dengan kebutuhan penyajian.
Ayam sendiri merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.
Selain harganya relatif terjangkau, ayam juga dapat diolah menjadi beragam menu, mulai dari ayam goreng, opor, soto hingga ayam bakar.
Lalu apa perbedaan antara potongan ayam 2, 4, 8, 12, hingga 14 bagian yang disinggung dalam program MBG?
1. Ayam Utuh
Ayam utuh merupakan bentuk paling dasar dari ayam potong karena belum dibagi menjadi beberapa bagian.
Jenis ini umumnya digunakan untuk sajian keluarga atau acara khusus seperti ayam panggang, ayam bekakak khas Sunda, hingga ayam goreng satu ekor.
Selain tampil lebih menarik saat disajikan, ayam utuh juga dinilai mampu mempertahankan kelembapan daging saat dimasak.
2. Potong Dua
Pada potongan ini, satu ekor ayam dibelah menjadi dua bagian besar, yakni sisi kanan dan kiri.
Masing-masing bagian masih terdiri dari dada, paha, dan sayap sehingga ukurannya cukup besar. Potongan ini banyak digunakan untuk menu ayam bakar setengah ekor atau hidangan acara besar seperti pernikahan dan syukuran.
3. Potong Empat
Potong empat atau quarters cut dilakukan dengan membelah ayam menjadi empat bagian yang relatif sama besar.
Biasanya setiap bagian terdiri dari kombinasi dada, paha, atau sayap. Ukurannya dinilai pas karena tidak terlalu besar maupun terlalu kecil sehingga banyak digunakan restoran dan rumah makan untuk menu ayam goreng, ayam bakar, hingga ayam geprek.
4. Potong Delapan
Potongan delapan menjadi salah satu standar paling umum di restoran dan usaha katering.
Dalam satu ekor ayam akan dihasilkan dua dada, dua paha atas, dua paha bawah, dan dua sayap.
Ukurannya dianggap ideal untuk satu porsi makan karena masih cukup besar, tetapi tetap mudah diolah. Potongan ini banyak digunakan untuk menu ayam goreng, opor, gulai, hingga ayam rica-rica.
5. Potong 10 hingga 12
Pada potongan 10 dan 12, bagian dada biasanya dibagi menjadi ukuran yang lebih kecil.
Model pemotongan ini banyak dipakai oleh rumah makan dan katering karena menghasilkan lebih banyak porsi.
Selain itu, ukuran yang lebih kecil membuat bumbu lebih cepat meresap dan waktu memasak menjadi lebih singkat.
6. Potong 14 hingga 20
Potongan 14 hingga 20 lazim digunakan untuk katering, prasmanan, hingga program makan dalam jumlah besar.
Bagian dada dapat dibagi menjadi empat hingga enam bagian, sementara sayap dipisahkan menjadi beberapa bagian kecil. Bahkan sebagian tulang punggung sering dimanfaatkan untuk menu berkuah seperti soto dan opor.
Karena menghasilkan porsi lebih banyak, ukuran setiap potong menjadi lebih kecil dibandingkan potongan delapan atau empat.
Semakin banyak satu ekor ayam dibagi, semakin kecil pula ukuran lauk yang diterima setiap penerima manfaat.
Oleh karena itu, Prabowo mengingatkan agar mitra MBG tidak memotong ayam secara berlebihan demi menjaga kualitas porsi protein bagi jutaan anak Indonesia yang menerima manfaat program tersebut.
