Katanya Efisiensi, Nanik S Deyang Malah Akan Rekrut Tujuh Dewan Pengarah BGN

Nanik S Deyang akan rekrut 7 orang sebagai Dewan Pengarah BGN (Instagram @jurnalekbis)

Nanik S Deyang akan rekrut 7 orang sebagai Dewan Pengarah BGN (Instagram @jurnalekbis)

Suaranusantara.com- Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya mengungkapkan akan melakukan efisiensi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nanik berjanji program MBG tidak akan membenani anggaran negara. Maka dari itu, pihaknya akan melakukan efisiensi anggaran tanpa mengubah ataupun mengurangi target sasaran MBG.

“Langkah kami adalah pertama-tama seperti yang beberapa waktu lalu saya sampaikan, kami konsen pada efisiensi anggaran. Agar bisa tidak membebani anggaran negara pada saat ini, tetapi dengan tidak mengubah target dari yang kita berikan, gizi,” kata Nanik usai pelantikan di Istana, Jakarta Senin 8 Juni 2026.

Menurut Nanik, salah satu upaya efisiensi adalah melalui moratorium. BGN tidak akan membuka titik baru Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk sementara.

“Efisiensi ini kami lakukan yang pertama melalui moratorium. Moratorium ini bukan titik baru, tetapi juga dapur-dapur baru,” ucap dia.

Pihaknya bakal menghentikan pembangunan SPPG untuk sementara waktu.

“Per hari ini, jumlah titik operasional 27.877. Kita hentikan dulu di situ. Kita tata, apakah dapur ini sudah bisa melayani penerima manfaat yang ada atau sebetulnya kelebihan,” ucapnya.

Hal ini dilakukan, guna menata ulang kembali. “Artinya, kita tidak buka yang baru dulu. Kita mau menata,” sambung Nanik.

Namun, di tengah janjinya, Nanik malah berencana akan merekrut sebanyak tujuh orang sebagai Dewan Pengarah BGN.

“Profesor ahli gizi dan profesor ahli anak. Jadi, yang akan menggandeng kami nanti adalah dewan pengarah yang terdiri dari tujuh orang. Dari tujuh orang itu,” kata Nanik.

Dia belum membeberkan siapa saja yang akan ditunjuk. Namun, menurutnya, dewan pengarah itu akan didominasi oleh para pakar.

“Kemungkinan lima dari pakar gizi. Demikian,” terangnya.

Exit mobile version