Dua Pemuda Ditemukan Tewas di Selokan Mustikajaya Bekasi

Suaranusantara.com – Kasus tewasnya dua pemuda berinisial D (17) dan K (19) di sebuah selokan di Jalan Raya Mustikajaya, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, diduga berkaitan dengan aksi tawuran.

Berdasarkan keterangan salah seorang korban selamat berinisial MIA (18) yang sempat dimintai keterangan oleh warga setelah ditemukan dalam kondisi terluka di lokasi kejadian.

“Ya itu, tawuran. Korban yang selamat juga bilangnya itu (tawuran),” kata petugas keamanan di sekitar lokasi kejadian, Rian (36).

Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di tempatnya bekerja, ketiga korban diketahui berboncengan menggunakan satu sepeda motor sebelum insiden terjadi. Sepeda motor yang ditumpangi para korban diduga sempat menabrak trotoar atau masuk ke dalam selokan hingga menyebabkan mereka terjatuh.

“Kalau dilihat dari CCTV, motornya sempat kayak loncat dulu gitu, terus jatuh lagi, nyeburnya ke got,” ujar Rian.

Kemudian bekas cipratan air dari selokan masih terlihat di badan jalan setelah kejadian. Setelah itu, ketiga korban diduga dihampiri oleh sekelompok orang yang datang menggunakan sejumlah sepeda motor.

“Setelah jatuh kemudian ada penyerangan,” ujar Rian.

Dari rekaman CCTV terlihat rombongan yang diduga terlibat penyerangan tersebut berjumlah sekitar enam sepeda motor. Rian menyebut sepeda motor milik korban diduga dibawa kabur oleh rombongan tersebut setelah kejadian.

“Kalau dari CCTV yang saya lihat, yang melakukan penyerangan sekitar enam motor. Terus motor korbannya juga dibawa,” kata Rian.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB hingga 04.00 WIB.

“Kondisi di sini memang gelap karena masih agak malam. Jam segitu juga memang sepi,” Ucap Rian.

Berdasarkan pengamatannya di lokasi, korban yang selamat terlihat mengalami luka di bagian perut. Sementara itu, pada dua korban yang meninggal dunia, Rian mengaku tidak melihat adanya luka terbuka yang mencolok karena lokasi sudah berada dalam penanganan aparat kepolisian. Meski sempat melihat adanya darah di bagian hidung serta luka di sekitar mata kaki korban.

Kedua korban ditemukan dalam posisi bertumpukan di dalam selokan sebelum akhirnya dievakuasi petugas.

“Posisinya udah bertumpuk di selokan. Saya lihatnya ada darah di hidung, sama luka di mata kaki,” kata Rian.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota AKP Suparyono mengatakan pihak kepolisian masih mendalami motif di balik peristiwa tersebut.

“Untuk motif perkaranya masih kami dalami,” ungkap Suparyono saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu.

Penyidik juga masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap empat terduga pelaku.

“Saat ini polisi masih melakukan pengembangan terhadap empat pelaku yang sudah ditangkap,” kata dia.

 

Exit mobile version