Megahnya Pasukan Berkuda Saat HUT ke 81 RI di Istana, Harga 300 Kuda Capai Rp 300 Miliar Benarkah?

Pasukan berkuda di HUT ke 81 RI (Instagram @indonesiago.id)

Pasukan berkuda di HUT ke 81 RI (Instagram @indonesiago.id)

Suaranusantara.com- Momen perayaan HUT ke 81 RI yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta mendapat sorotan publik. Hal ini dikarenakan dalam rangkaian perayaan tersebut ada pasukan berkuda TNI.

Pasukan berkuda TNI itu bertugas mengawal kirab kereta kencana Garuda Prabayeksa yang membawa bendera negera Indonesia Merah Putih dan teks Proklamasi dari Istana menuju Monumen Nasional (Monas).

Kereta kencana tersebut ditarik delapan ekor kuda dan diiringi pasukan berkuda TNI.

Alhasil, adanya pasukan berkuda itu mendapat sorotan warganet yang memperbincangkan soal harga kuda per ekornya.

Kabarnya, di salah satu unggahan yang beredar menyebut pasukan berkuda memiliki sekitar 300 ekor kuda Warmblood yang didatangkan dari Eropa.

Unggahan tersebut juga mengklaim harga seekor kuda mencapai sekitar Rp.1 miliar, tergantung garis keturunannya.

Berdasarkan laman ehorses.com, kuda Warmblood terlatih untuk dressage/show jumping satu ekornya bisa dibandrol Rp300 juta sampai Rp.1 miliar.

Di pasar Amerika, contoh Dutch Warmblood yang sedang ditawarkan berada di US$12.000, sedangkan beberapa Warmblood berkualitas kompetisi tercantum US$45.000–US$60.000.

Jika angka tersebut benar, nilai 300 ekor kuda saja secara matematis mencapai Rp300 miliar. Namun, perlu kehati-hatian dalam menempatkan angka tersebut.

Informasi mengenai 300 kuda untuk TNI memang pernah disampaikan pejabat terkait pada 2025 lalu.

Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav) menyebut Presiden Prabowo Subianto sedang membelikan 300 ekor kuda baru untuk Pusat Kesenjataan Kavaleri.

Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojohadikusumo juga pernah menyampaikan bahwa Presiden Prabowo akan memberikan lebih dari 300 ekor kuda kepada Detasemen Kavaleri Berkuda untuk mendukung pembinaan prajurit sekaligus olahraga berkuda.

Klaim mengenai harga Rp.1 miliar per ekor juga perlu dibedakan dengan harga kuda Warmblood secara umum.

Tak hanya soal harga pembelian, tentunya kuda-kuda tersebut haruslah mendapat perawatan extra.

Selain harga pembelian, keberadaan ratusan kuda tentu membutuhkan biaya perawatan mulai dari pakan, kandang, kesehatan hewan, perawatan kuku, pelatih, perlengkapan berkuda hingga personel yang menangani kuda setiap hari.

Kabarnya dari akun tersebut juga menyebutkan bahwa harga perawatan setiap kuda mencapai Rp.10 juta. Namun, angka itu belum dapat dianggap sebagai angka resmi tanpa data dari institusi yang mengelola pasukan tersebut.

Hal yang sama berlaku untuk klaim mengenai harga pelana Rp.25 juta, gaji personel Rp.5 juta per bulan, serta biaya pelatih dan tenaga medis hewan.

Angka-angka tersebut perlu diverifikasi melalui dokumen anggaran atau keterangan resmi.

Itu artinya pasukan berkuda TNI masing-masing berharga Rp.1 miliar sehingga totalnya Rp.300 miliar belum dapat dipastikan kebenarannya.

Exit mobile version