Suaranusantara.com- Suahasil Nazara mulai per Senin sore 14 September 2026 resmi menduduki posisi Menteri Keuangan (Menkeu) baru menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Suahasil menjadi Menkeu baru usai resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Senin sore.
Suahasil bukanlah sosok baru di tubuh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dirinya merupakan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) sejak era Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi, tepatnya 25 Oktober 2019.
Usai Suahasil resmi jadi Menkeu baru menggantikan Purbaya, pelaku pasar langsung mencermati arah kebijakan fiskal Indonesia.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, penunjukan Suahasil sebagai Menkeu baru berpotensi meredakan kekhawatiran pasar.
Pasalnya, Suahasil merupakan figur internal Kementerian Keuangan yang telah memahami Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta birokrasi fiskal.
“Sejauh ini baru relief rally karena tail risk mengecil,” ujar Liza dalam keterangannya, Senin 14 September 2026.
Menurut Liza, pasar menilai pergantian tersebut sebagai sinyal yang relatif menenangkan karena posisi Menkeu kini ditempati sosok yang sudah familiar dengan kebijakan dan mekanisme fiskal. Investor juga mengapresiasi harapan terhadap kesinambungan kebijakan serta kredibilitas fiskal.
Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019. Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan pernah mendampingi Sri Mulyani di Kementerian Keuangan.
Meski demikian, agenda belanja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan menjadi salah satu ujian awal bagi Suahasil dalam menjaga disiplin fiskal.
Pasar juga masih akan mencermati apakah arah kebijakan fiskal di bawah kepemimpinan Suahasil mampu memberikan kepastian yang selama ini diharapkan investor.
Sementara itu, berdasarkan data pasar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Senin melemah tipis 0,10% ke level 6.534,69.
