Prabowo Siapkan Lebih dari 300 Calon Pemimpin Masa Depan, Kadin Beri Dukungan

Presiden Prabowo saat taklimat bersama peserta P3MDI Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Seluruh Indonesia di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu 31 Oktober 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Presiden Prabowo saat taklimat bersama peserta P3MDI Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Seluruh Indonesia di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu 31 Oktober 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan calon pemimpin masa depan melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI).

Tak tanggung-tanggung, Prabowo menyiapkan sebanyak 300 calon pemimpin masa depan. Melalui program P3MDI itu, 300 calon pemimpin masa depan ini, akan menjalankan pembinaan intensif selama sembilan bulan.

Program Prabowo itu mendapat dukungan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Sejumlah anggota Kadin menyatakan dukungannya terhadap progran itu setelah mengikuti taklimat Presiden Prabowo bersama peserta P3MDI Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Seluruh Indonesia di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu 31 Oktober 2026.

James Riyadi, salah satu anggota Kadin mengatakan pembangunan sumber daya manusia (SDM), terutama pembentukan karakter dan kapasitas kepemimpinan, menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan suatu negara.

Ia menilai perhatian Presiden terhadap sektor pendidikan dan pembangunan manusia menjadi bagian dari upaya menyiapkan Indonesia sebagai negara maju.

“Hari ini pimpinan dunia usaha melihat seseorang Presiden yang luar biasa. Dia mencurahkan hati dia itu untuk pendidikan, untuk pembangunan manusia. Dia menceritakan betapa tidak ada bangsa yang besar itu yang tidak terkait dengan pembangunan manusia, khususnya pemimpin-pemimpin itu yang punya karakter dan dia menceritakan ini semua dengan satu hati yang luar biasa, tulus, tapi dia ingin supaya Indonesia ini negara yang maju, negara yang dihormati oleh semua,” ujar James.

Menurut James, P3MDI menjadi salah satu upaya menyiapkan generasi pemimpin melalui proses seleksi dan pembinaan.

Program tersebut juga dinilai membuka peluang bagi anak muda dari berbagai latar belakang untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan berdasarkan kemampuan dan kompetensi.

Selama sembilan bulan, lebih dari 300 peserta diketahui telah menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) dan memiliki pengalaman kerja selama satu hingga dua tahun, akan mengikuti pembinaan intensif.

“Ini visi beliau, dia punya visi dan dia punya perut (keberanian) untuk menjalankan visi itu menjadi nyata. Jadi kita tidak ada jalan lain, kita harus mendukung karena mereka ini 300 sekian anak-anak muda ini sudah S1, sudah pengalaman 1-2 tahun dan akan dilatih secara intensif selama 9 bulan. Dengan perhatian-perhatian dan juga dengan screening process sehingga saya yakin ini lihat muka mereka, wajah mereka, mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin yang akan datang,” ungkapnya.

Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua Umum Koordinator Kadin Bidang Pangan Indonesia, Mulyadi Jayabaya. Ia menilai taklimat Presiden memberikan gambaran mengenai tanggung jawab negara dalam mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pangan, pendidikan, dan keamanan.

“Luar biasa. Taklimat Bapak Presiden ini, Bapak Prabowo ini, dengan umur waktu diri saya 2 tahun, luar biasa. Memberikan wawasan kepada kita, bagaimana tanggung jawab negara. Negaranya harus maju, dan ini sangat luar biasa,” kata Mulyadi.

Mulyadi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menjalankan program pembangunan.

Menurut dia, Kadin sebagai mitra pemerintah dapat mengambil peran dalam mendukung program pengembangan kepemimpinan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Mari kita bersama-sama antara swasta dengan pemerintah karena Kadin sebagai mitra. Kita dukung MDI ini. Supaya ketahanan pangan bisa tercapai oleh kita. InsyaAllah tercapai,” pungkasnya.

Exit mobile version