Warga Pendatang Dilarang Tinggal di Tembagapura

Proses evakuasi warga dari Tembagapura, Timika, Papua (Foto: Polda Papua)

Jakarta-SuaraNusantara

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan hanya suku Amungme yang diperkenankan tinggal di Distrik Tembagapura, Timika, Papua. Sementara para pendatang yang berada di sana akan dipulangkan ke daerah asalnya.

“Yang dari Jawa akan dikembalikan ke Jawa. Yang dari berbagai daerah di Papua akan dikembalikan ke suku-suku aslinya sehingga nantinya tinggal hanya suku Amungme,” Wiranto di Kementerian Polhukam, Jakarta, Senin (20/11).

Hal itu, kata Wiranto, supaya tempat tersebut tidak lagi dijadikan lokasi pendulang emas yang berpotensi menjadi lokasi penyanderaan. Sebab pembebasan ratusan sandera yang terdiri dari warga pendatang seperti Jawa, Bugis, dan Maluku di Tembagapura, oleh TNI-Polri baru-baru ini, tidak menjamin konflik antara Kelompok Kriminal Separatisme Bersenjata (KKSB) dengan aparat bakal selesai.

“Apakah setelah pembebasan sandera langsung selesai? Tentu tidak. Kita butuh langkah-langkah lanjutan yang perlu terkoordinasikan dengan baik antara seluruh aparat kepolisian, TNI, intelijen, pemerintah daerah, dan kementerian terkait,” kata Wiranto.

Wiranto menjelaskan jika pendatang dibiarkan kembali ke Tembagapura, KKSB bisa kembali melakukan aksi penyanderaan. Tujuannya agar menarik perhatian pemerintah dan dunia internasional bahwa Papua sebagai daerah rawan. Mereka juga ingin meraih keuntungan dari wilayah tersebut.

“Wilayah itu cukup terpencil, terisolasi. Jangan membayangkan seperti wilayah di Jawa. Kelompok kriminal separatisme bersenjata mengancam rakyat, memalak rakyat, menyandera rakyat pakai senjata. Di benak mereka juga ada instrumen separatisme,” ujar Wiranto.

Seperti diketahui,  tim terpadu yang terdiri dari unsur pasukan elit TNI dan Polri baru saja membebaskan warga pendatang yang berdomisili di Desa Banti dan Desa Kimbely, Distrik Tembagapura, Timika. Sebelumnya lebih dari 300 warga pendatang itu disekap oleh KKSB.

Penulis: Rio

 

 

Exit mobile version