Viral Anggota TNI Tendang Pengendara, Meutya: Hukuman Disiplin Tak Cukup!

Meutya (Dok Golkar)

Meutya (Dok Golkar)

Suaranusantara.com – Viral anggota TNI melakukan aksi tak terpuji dengan menendang sepeda motor yang dikendarai seoarang ibu dan anak kecil.

Aksi anggota TNI itu viral di media sosial. Atas perbuatannya itu, Komisi I DPR RI langsung menanggapi peristiwa yang viral tersebut.

Ketua Komisi I Meutya Hafid menilai aksi anggita TNI Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud), Kopasgat TNI AU, Praka ANG tidaklah pantas.

Karennya, Meutya meminta agar Praka ANG tidak hanya diberikan sanksi hukuman disiplin.

“Tindakan tidak pantas sebagai prajurit terutama kepada perempuan dan anak yang harus dilindungi: ujar Meutya

Meskipun Panglima TNI memproses cepat atas tindakan anak buahnya itu, Meutya menilai jika sanksi disiplin tidaklah cukup untuk Praka ANG

“Saya menilai baik Panglima TNI cepat merespon dan berjanji memberi sanksi. Sanksi sebagai prajurit tentu diperlukan, namun saya juga melihat karena ini ada unsur kekerasan umum maka prajurit tersebut tidak terlepas dapat dibawa ke ranah hukum. Perlakuan semua sama di mata hukum, prajurit TNI tidak terkecuali,” ucapnya.

Berkaca dari kasus tersebut, Meutya berharap agar anggota TNI bersabar dan sayang kepada masyarakat.

“Iya, harus sabar, sayang, manunggal sama rakyat. Sebagai Ketua Komisi I saya turut bangga kepercayaan publik terhadap TNI hampir selalu tertinggi dalam berbagai survei. Arah yang baik ini perlu dijaga jangan rusak karena perilaku segelintir prajurit,” ujar dia.(red)

Exit mobile version