Mengenal Prof. Dr. Sulianti Saroso yang Tampil Menjadi Google Doodle Hari ini

Mengenal sosok Prof. Dr. Sulianti Saroso ( Wikipedia )

Mengenal sosok Prof. Dr. Sulianti Saroso ( Wikipedia )

Suaranusantara.com – Google doodle hari ini, Rabu 10 Mei 2023, memperingati hari lahirnya Prof. Dr. Sulianti Saroso yang ke-106.

Apabila mengakses URL Google.com dan Google.co.id, Anda akan “disapa” dengan ilustrasi sosok dokter perempuan yang sedang memeriksa anak dengan stetoskopnya. Di latar belakang, dokter perempuan itu terlihat sedang meneliti sesuatu di mikroskopnya.

Dia adalah Julie Sulianti Saroso, salah satu sosok dokter perempuan ternama di Indonesia. Ia juga dikenal sebagai dokter yang bersuara soal pembatasan kelahiran di Tanah Air.

Sosoknya dikenal banyak orang sebagai salah satu pakar kesehatan paling signifikan pada masanya karena mempromosikan kesehatan ibu hamil dan keluarga.

Dikutip dari laman blog Google, Sulianti Saroso lahir pada 10 Mei 1917 di Karangasem, Bali, dalam keluarga yang tidak asing di dunia kedokteran karena ayahnya seorang dokter.

Sejak muda, Sulianti sudah menaruh minat besar terhadap dunia kedokteran ini. Dia lulus dengan gelar kedokteran dari Sekolah Geneeskundige Hoge pada tahun 1942.
Setelah itu, dia melanjutkan pendidikannya di Eropa dan Amerika Serikat, di mana dia memperoleh beberapa gelar lanjutan dalam kesehatan masyarakat.

Selama mengecam pendidikan di AS, Sulianti belajar di Johns Hopkins University dan Universitas California, di mana ia memperoleh gelar PhD dalam kesehatan masyarakat.

Prof Dr Saroso juga menerima beasiswa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mempelajari sistem kesehatan ibu dan anak di seluruh Eropa.

Sekembalinya ke Indonesia pada tahun 1952, dia membantu membawa pendidikan KB dan keluarga berencana ke Tanah Air.

Dia juga bergabung dengan Kementerian Kesehatan untuk memimpin program yang meningkatkan akses kesehatan bagi perempuan, anak-anak, dan penduduk desa.

Sukses berkarir di bidang kesehatan masyarakat, Prof. Dr. Saroso mulai mengajar di Universitas Airlangga pada tahun 1969 dan membantu melatih generasi dokter dan petugas kesehatan berikutnya.

Sulianti Saroso juga pernah menjadi Presiden perempuan kedua Majelis Kesehatan Dunia dan bertugas di beberapa organisasi terkemuka — termasuk Komite Pakar Kesehatan Ibu dan Anak Organisasi Kesehatan Dunia, Komisi Pengembangan Masyarakat PBB di Negara-negara Afrika, dan Komisi Nasional Perempuan Indonesia.

Untuk mengenang jasa-jasanya, namanya disematkan pada Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) di kawasan Sunter, Jakarta Utara. ( RIFKY/M-UBL )

Exit mobile version