SuaraNusantara.com – Kronologi Polisi tembak Polisi di Rusun Polri yang menewaskan Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage dirilis Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
Juru Bicara Densus 88 Kombes Aswin Siregar mengungkapkan jika tewasnya Bripda IDF bermula saat pelaku Bripda IMS mengajak Bripda A berkunjung ke Rusun Polri Cikeas, Bogor pada Sabtu, 27 Juli sekitar pukul 22.35.WIB.
Saat kejadian Bripda IMS tengah dipengaruhi minuman beralkohol, Bripda IMS berkumpul di salah satu kamar bersama korban dan dia saksi lainnya yakni Bripda A dan Bripda Y pukul 01.38.WIB.
“Dari fakta-fakta yang telah diperoleh penyidik, IMS memang mengkonsumsi alkohol sebelum atau pada saat terjadinya peristiwa itu. Ini didasarkan hasil penyidikan,” kata Aswin kepada wartawan, Jumat, 28 Juli 2023.
Kemudian, sekira pukul 01.42 WIB, Bripda IMS hendak mengeluarkan senjata api milik Bripka IG dari dalam tas untuk diperlihatkan kepada korban Bripda Ignatius.
Namun saat hendak dikeluarkan dalam tas, tiba-tiba senjata itu meletus dan mengenai leher korban bripda Igantius.
“Tiba-tiba senjata itu meletus dan mengenai bagian leher Bripda Ignatius. Bripka IG sebagai pemilik tidak berada di tempat waktu kejadian,” ujarnya.
Aswin sekaligus meralat pernyataannya yang sebelumnya menyebut senjata tersebut milik Bripda IMS.
Aswin menjelaskan setelah insiden tersebut Bripda Ignatius langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Akan tetapi korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada saat tiba di rumah sakit.
“Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Kramat Jati oleh saksi dan penghuni flat Cikeas yang lain,” ujarnya.
Bripda Ignatius tewas tertembak di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor Jawa Barat, pada Minggu, 23 Juli 2023 sekitar pukul 01.40 WIB. Bripda IMS dan Bripka IG pun telah ditangkap dan dilakukan penahanannya.
Aswin membantah sempat ada pertengkaran sebelum Ignatius tertembak. Ia memastikan Bripda Ignatius tewas tertembak akibat kelalaian yang dilakukan rekan seniornya yakni Bripda IMS dan Bripka IG saat hendak mengeluarkan senjata api dari dalam tas. (Alief)
