Suaranusantara.com- Komite Mahasiswa dari 10 kampus di Jabodetabek menyelenggarakan unjuk rasa di Kampus Trilogi Kalibata, Selasa 19 Desember 2023.
Unjuk rasa dimulai dengan acara mimbar bebas yang menjadi panggung bagi kritik terhadap berbagai kebijakan yang diterapkan oleh pemerintahan Jokowi.
Dalam aksi yang dianggap sebagai bentuk protes terhadap kurangnya kemajuan dalam reformasi di masa pemerintahan Jokowi, Komite Mahasiswa se Jabodetabek menyoroti kebijakan-kebijakan yang dianggap tidak sesuai dengan tujuan reformasi.
Mimbar bebas, yang dimulai pada pukul 15.00 WIB, menjadi forum bagi para mahasiswa untuk menyuarakan pandangan mereka terhadap kondisi politik dan demokrasi saat ini. Setelah itu, mereka melanjutkan dengan melakukan longmarch menuju makam pahlawan Kalibata.
Baca Juga: Komite Mahasiswa Se Jabodetabek Sebut Demokrasi di Zaman Jokowi Mengalami Kemunduran
Saat berita ini disampaikan, unjuk rasa masih berlangsung di pertigaan lampu merah Kalibata. Mahasiswa menyoroti pandangan bahwa demokrasi yang dinikmati saat ini adalah hasil dari perjuangan reformasi tahun 1998.
Namun, mereka menyatakan kekhawatiran akan ancaman terhadap demokrasi saat ini yang dianggap mulai tergerus oleh sejumlah kebijakan yang diterapkan.
Salah satu mahasiswa yang hadir Dendy melihat bahwa persoalan Konstitusi yang menjadi pegangan tertinggi kehidupan berbangsa dan bernegara tak luput dari cawe-cawe politik demi kepentingan keluarga.
“Salah satu cawe cawe konstitusi yang terjadi sebagaimana yang dapat dilihat pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023,” ujar Dendy saat ditemui di lokasi aksi.
Komite Mahasiswa se Jabodetabek memandang pemerintah saat ini gagal dalam menjalankan amanat reformasi.
Baca Juga: Kemenkumham Raih Penghargaan Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI
“Tak hanya itu, langkah presiden yang mengesahkan UU ASN juga telah menghidupkan kembali dwifungsi TNI/Polri,” jelasnya.
Dendy juga menjelaskan bahaiman kehidupan masyarakat pun turut mengalami dampak dari kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat sehingga semakin mahalnya harga sembako turut membuat kehidupan rakyat semakin menderita.
“Tak hanya itu, persoalan isu HAM pun hingga saat ini belum mendapatkan penyelesaian yang adil dari pemerintah, malah semakin bergerak menjauh dari keadilan,” ucapnya.
Dalam tuntutannya Komite Mahasiswa se Jabodetabek menuntut:
Pertama, Penuntasan kasus KKN, Berikutnya adalah Turunkan harga sembako
Baca Juga: Inilah Durian-Durian Termahal dan Terenak di Dunia, Sudah Pernah Coba?
Sedangkan tuntutan yang Ketiga adalah Tuntaskan kasus pelanggaran HAM berat.***
