SuaraNusantara.com– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten menemukan sebanyak 61.139 lembar surat suara Pemilu 2024 dalam kondisi rusak.
Surat suara yang rusak terdiri dari 56.414 pudar, 347 terdapat noda dan 4.378 surat sobek atau bolong.
Dari 61.139 lembar yang tercatat rusak, paling banyak surat suara calon anggota DPRD provinsi sebanyak 60.030 kemudian 621 surat suara calon anggota DPRD kabupaten/kota, 288 surat suara calon Presiden dan Wakil Presiden lalu 200 surat suara calon anggota DPD.
“Data hasil pengawasan terhadap logistik di bulan Desember 2023. Hampir di semua kabupaten/kota terdapat surat suara rusak dengan jumlah dan jenis kerusakan yang beragam,” kata Kordiv SDM dan Organisasi selaku Penanggungjawab Tim Fasilitas Logistik Bawaslu Banten, Liah Culiah, kepada wartawan, Selasa (16/1/2024).
Liah mengaku, Bawaslu telah menyampaikan kepada KPU Banten untuk memperbaiki proses pengadaan surat suara serta proses penyortiran dan pelipatan surat suara yang dilaksanakan oleh KPU kabupaten/kota sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan SK KPU nomor 1395 tahun 2023 tentang tentang Pedoman Teknis Tata Kelola Logistik Pemilihan Umum.
“Tim Fasilitas Logistik sampai saat ini terus melakukan pengawasan terhadap pendistribusian dan penyortiran serta pelipatan surat suara di beberapa daerah yang masih dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Banten, Ali Faisal menyampaikan, pihaknya terus melakukan pengawasan melekat terhadap logistik Pemilu.
“Salah satu tugas Bawaslu sebagaimana UU Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 97 adalah mengawasi pelaksanaan tahapan penyelenggaraan pemilu di wilayah lrovinsi yang terdiri atas pengadaan logistik pemilu dan pendistribusiannya,” jelas Ali.
Pengawasan atas pelaksanaan tugas dan wewenang KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota serta Sekretariat Jenderal KPU, sekretariat KPU Provinsi, dan sekretariat KPU Kabupaten/Kota mengenai pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan suara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 341 dilaksanakan oleh Bawaslu.
“Jadi, kami selaku pengawas akan sangat rinci sekali mengawasi logistik Pemilu 2024, baik dari segi ketepatan kualitas, ketepatan jumlah, jenis, waktu dan tujuan,” kata Ali.(Def)
