
Jakarta – Suara Nusantara
Panitia Seleksi Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (Pansel DK OJK) telah mengantongi 107 nama calon Dewan Komisaris OJK. Melalui berbagai tahapan seleksi, Pansel DK OJK nantinya hanya memilih tujuh orang yang tepat untuk menelusuri program kerja yang telah berhasil dijalankan DK OJK preode pertama.
Manager Advokasi dan Investigasi FITRA Apung Widadi menilai, OJK sebagai pengawal stabilitas ekonomi di sektor keuangan memiliki tugas berat untuk memastikan sistem keuangan nasional tahan dari ancaman tsunami krisis ekonomi.
Apalagi di tengah risiko eksternal yang kian besar, Indonesia harus selalu siaga menjaga fundamental domestik agar terhindar dari ancaman krisis ekonomi yang bisa datang kapan saja.
Dalam kaitan peran strategis OJK tersebut, menurut Widadi, publik perlu mengawal proses seleksi tujuh anggota Dewan Komisioner OJK periode 2017-2022 yang kini tengah berlangsung.
“Dari hasil seleksi tahap pertama, telah tersaring 107 kandidat DK OJK dari beragam latar belakang Profesi,” ujar Widadi dalam keterangannya persnya, Kamis (9/2/2017).
Menurut dia, Pansel harus selektif memperhatikan latar belakang calon, jangan sampai para pencari kerja fresh graduated atau pensiunan, misalnya mantan petinggi BI justru diloloskan.
“Pansel harus lebi selektif, harus tahu latar belakang para calon DK OJK sebelum diloloskan” kata dia.
Untuk diketahui, Ketua Pansel DK OJK, Sri Mulyani Indrawati (SMI) hari ini, Kamis (9/2/2017) menyambangi Gedung KPK di Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.
Saat konferensi pers, SMI yang juga Menteri Keuangan (Menkeu) itu menyampaikan, kedatangan dirinya beserta seluruh anggota Pansel untuk meminta masukan terkait nama-nama calon DK OJK yang dinyatakan lolos seleksi administratif pada tahap pertama.
Kata SMI, masukan dari lembaga anti rasuah tersebut sangat penting untuk memberikan rekam jejak ke-107 nama tersebut.
Nantinya, masukan dari hasil penelusuran KPK terhadap rekam jejak para kandidat DK OJK akan dijadikan pertimbang Pansel di tahap kedua ini.
“Kami ingin mendapatkan feedback informasi dari KPK,” ujar dia.
Selain itu, Sri Mulyani juga mengajak masyarakat ikut serta memberi masukan dan menyeleksi ke-107 calon DK OJK yang lolos tahap pertama.
“Masukan dan informasi dari masyarakat bisa dikirim lewat email, seleksi-dkojk@kemenkeu.go.id,” pungkas Sri Mulyani. (Has)