Suaranusantara.com – Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung rencana Presiden terpilih di Pilpres 2024, Prabowo Subianto untuk memisahkan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Menurut Bamsoet, jika keduanya sipisahkan maka program pembangunan tiga juta unit rumah rakyat dapat cepat terealisasi.
“Sektor perumahan memiliki peran penting untuk mendongkrak angka pertumbuhan perekonomian nasional. Dalam berbagai kajian, sektor perumahan dan turunannya mampu memberikan andil hingga 15 persen angka pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Bamsoet, Rabu (29/5/2024).
Meski demikian, Bamsoet mengaku tidak sepakat dengan program TaperA yang memotong gaji hingga 3 persen.
Menurut dia, pemerintah harus mengkaji kembali terkait aturan tersebut atau menggantinya dengan cara lain.
“Pemerintah bisa menggunakan cara lain yakni pembentukan dana abadi perumahan rakyat dengan cara dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan [FLPP] yang kini mencapai Rp 25 triliun dan diinvestasikan dengan skema dana abadi, sehingga jumlah pembangunan rumah yang dibantu bisa meningkat,” katanya.
