Survei Indikator Ungkap Jika Kaesang Tak Maju Pilgub Jateng 2024

Kaesang Pangarep (instagram @psi_id)

Kaesang Pangarep (instagram @psi_id)

Suaranusantara.com- Survei Indikator Politik Indonesia mengungkap dampak jika Kaesang Pangarep selaku Ketum PSI tak ikut maju dalam Pilgub Jateng 2024.

Menurut Survei Indikator, jika Kaesang tak mamu Pilgub Jateng 2024, maka pendukungnya akan berpindah ke dua nama yaitu Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Lutfhi dan Taj Yasin Maimoen.

Hal ini dikarenakan dari hasil survei, Ahmad Lutfhi memiliki elektabilitas 22,9 persen dan Taj Yasin 27,5 persen.

“Ada kecenderungan Ahmad Lutfhi-Taj Yasin yang akan berpasangan. Mungkin itu akan sangat membantu buat keduanya,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi pada Minggu 7 Juli 2024.

Sementara itu, jika Kaesang ikut Pilgub Jateng 2024. survei Indikator merilis bahwa Ketum PSI itu elektabilitasnya unggul dibanding nama-nama lainnya.

Adapun survei dilakukan melalui metode semi terbuka, dengan menyodorkan 20 nama calon gubernur yang digadang-gadang akan maju di Pilgub Jateng 2024.

Dalam survei itu, Kaesang memperoleh elektabilitas paling tinggi yaitu sebesar 17,7 persen.

Kemudian disusul Kapolda Jateng Ahmad Luthfi dan mantan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen yang masing-masing memperoleh 15,6 dan 12,8 persen.

Kata Burhan ada sebanyak 20,1 persen responden yang memilih nama-nama itu lantaran tak mengetahui nama-nama calon lainnya di Pilgub Jateng 2024

“Ini yang kami sebut Jawa Tengah medan terbuka,” kata Burhanuddin saat konferensi persnya itu.

Lalu ada sebanyak 9,6 persen responden yang memilih nama-nama lantaran berasal dari keluarga atau tokoh politik maupun masyarakat.

Dan untuk faktor alasan berasal dari keluarga atau tokoh politik, mayoritas responden menyebut nama Kaesang.

*

Exit mobile version