Luhut Dapat Pesan dari Jokowi Terkait Prabowo Begini Isinya

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan bersama Presiden RI Jokowi (instagram @banjarbaru.banget)

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan bersama Presiden RI Jokowi (instagram @banjarbaru.banget)

Suaranusantara.com- Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menko Marves mengungkap bahwa dirinya mendapat pesan dari Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi terkait Prabowo.

Luhut mengatakan pesan Jokowi adalah untuk terus berkomunikasi dengan Prabowo.

“Presiden Jokowi selalu ingatkan ‘Pak Luhut sama Mas Prabowo tetap komunikasi ya’, ‘Baik Pak Presiden’ kita share data-data kami, kalau beliau perlu kita dipanggil. Kalau anu ya saya yang minta waktu dan seterusnya,” ujar Luhut pada Selasa 6 Agustus 2024.

Selanjutnya, Luhut juga menyampaikan bahwa nanti pada 21 Oktober 2024 usai Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dilantis menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI akan mengumumkan susuna kabinet baru.

Usai diumumkan susunan kabinet baru, selanjutnya pada 23 Oktober 2024 akan digelar sidang kabinet perdana di pemerintahan baru Prabowo-Gibran.

“Kemarin dia bilang, ‘Aku dilantik tanggal 20, 21 aku umumkan kabinet itu aku lantik, terus sidang kabinet 23’,” tambahnya.

Luhut menyampaikan bahwa dirinya optimis terkait pemerintahan baru nantinya.

“Jadi, Bapak-Ibu sekalian, sekali lagi, saya merasa optimis, sangat optimis bahwa kita akan maju lebih cepat. Saya kan Kepala Staf Presiden waktu zamannya Pak Jokowi, tahun 2014,” ujar Luhut dalam sambutannya.

Selain itu, kata Luhut dari pemerintahan Jokowi ke Prabowo tidak akan ada hand over sebab semua akan dilanjutkan kembali.

“Kita nggak tahu mau mulai dari mana. Nggak ada hand over sama sekali dari previous administration. Not at all, zero. Saya Kepala Staf Presiden. Jadi saya bersaksi itu,” tambahnya

Luhut menyebutkan, di pemerintahan Jokowi, sinkronisasi mulai dilakukan yang menurutnya sangat baik.

Bahkan saat sidang kabinet Presiden terakhir, Luhut mengatakan Prabowo memuji kepemimpinan Jokowi.

“Kemarin Pak Presiden terpilih memuji di rapat kabinet terakhir mengenai apa yang Pak Jokowi lakukan pada beliau. Jadi saya pikir budaya ini mesti kita terus bawa ke depan sehingga the next administration tuh tidak mulai dari nol. Tidak mulai dari nol,” ujarnya.

*

Exit mobile version