Yasona Laoly Resmi Dicopot dari Menkumham Digantikan oleh Supratman Andi Agtas, Ini Latar Belakang Pendidikan dan Karier Keduanya

Yasonna Laoly dan Supratman Andi Agtas (dok suaranusantara.com)

Yasonna Laoly dan Supratman Andi Agtas (dok suaranusantara.com)

Suaranusantara.com- Yasona Laoly hari ini Senin 19 Agustus 2024 telah resmi tak lagi menjabat sebagai Menkumham usai hampir 10 tahun menduduki posisi tersebut.

Posisi Yasonna Laoly pun digantikan oleh sosok yang juga terbilang kompeten di bidang hukum yaitu Supratman Andi Agtas.

Sama-sama kompeten di bidang hukum, mari adu pendidikan antara Yasonna Laoly dan Supratman Andi Agtas.

Yasonna Laoly

Yasonna Hamonangan Laoly atau lebih dikenal Yasonna Laoly, lahir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, 27 Mei 1953.

Yasonna, sejak kecil termasuk anak yang cukup rajin dan berprestasi.

Usai lulus SMA, Yasonna pindah ke kota Medan dan kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU) dengan mengambil jurusan hukum.

Yasonna lulus dengan gelar sarjana hukum pada usia 25 tahun di tahun 1978.

Saat di bangku kuliah, Yasonna sangat aktif di organisasi dan kegiatan, bahkan dia tercatat aktif dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan KNPI Medan serta menjabat sebagai ketua umum Kesatuan Mahasiswa Nias.

Dalam organisasi intrakampus, Yosanna menjadi Sekretaris Umum Senat Mahasiswa Fakultas Hukum, USU, Medan. Selesai menempuh S1, Yosanna masih aktif tanpa meninggalkan keilmuannya di bidang hukum.

Yasonna memulai kariernya dengan bekerja sebagai pengacara dan penasehat hukum.

Tujuh tahun dia menjalani karier sebagai pengacara, Yasonna pun melanjutkan pendidikannya.

Lalu di bidang akademik Yasonna pernah bekerja sebagai pembantu dekan FH Universitas Nomensen Medan dalam kurun waktu 1980 hingga 1983.

Kemudian di tahun 1983 sampai 1984, ia ikut Internship in Higher Education Administration Roanoke College, Salem Virginia, Amerika Serikat.

Semangatnya dalam dunia akademis,  mendorong Yosanna untuk melanjutkan kuliah S2. Di usianya yang ke 33 tahun, ia meraih gelar master of sience dari Virginia Commonwealth University, Amerika Serikat.

Sekembalinya dari AS, karier Yosanna makin mentereng. Ia menjabat sebagai Ketua Jurusan Hukum Perdata Universitas HKBP Nommensen, Medan, hingga puncak karier di bidang akademik menjadi Dekan Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen, Medan.

Usai berkiprah selama 19 tahun di dunia pendidikan, Yasonna mulai merintis karier di dunia politik dengan bergabung menjadi politikus di PDI Perjuangan.

Ia pun terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode tahun 1999-2004.

Kariernya terus meroket pada pemilu selanjutnya, Yasonna terpilih menjadi anggota DPR Pusat 2004-2009.

Yasonna mengemban tugas di Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri, Aparatur Negara, Otonomi Daerah, dan Agraria.

Dalam pemilu berikutnya, Yosanna kembali terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014. Puncak kariernya makin mentereng ketika Presiden Jokowi menunjuknya menjadi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Kerja 2014-2019.

Supratman Andi Agtas

Supratman Andi Agtas lahir di Soppeng, Sulawesi Selatan pada tanggal 28 September 1969. Sosoknya tentu sendiri sudah tak asing lagi di kalangan legislatif.

Supratman pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Periode tahun 2014-2019.

Supratman merupakan seorang politisi Partai Gerindra dan menjabat sebagai anggota DPR.

Supratman diketahui banyak terlibat dalam beberapa komisi dan panitia kerja, bahkan telah memberi kontribusi signifikan dalam perumusan kebijakan hingga legislasi.

Supratman dikenal sebagai sosok yang mempunyai keahlian dalam bidang hukum dan legislasi. Ia kerap terlibat dalam diskusi serta perdebatan terutama tentang reformasi hukum hak asasi manusia, dan isu-isu sosial lain.

Supratman pernah menjabat sebagai Ketua Badan Legislasi DPR RI tepatnya pada 12 Januari 2016. Kala itu ia menggantikan jabatan Sareh Wiyono.

Kemudian pada Agustus 2016, Supratman berhasil meraih gelar doktor dari Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Supratman sukses mempertahankan disertasinya dalam promosi Doktor PPs UMI yang berlangsung di Auditorium Al Jibra, Kampus 2 UMI.

Supratman diketahui membuat disertasi dengan judul ‘Fungsi Legislasi Dewan Perwakilan Rakywat Republik Indonesia (DPR RI) dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia’.

Supratman Andi Agtas dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

*

Exit mobile version