Suaranusantara.com- Pramono Anung calon gubernur (cagub) DKI Jakarta nomor urut 3 telah selesai melakukan hak pilihnya alias pencoblosan Pilkada Jakarta pada Rabu 27 November 2024.
Pramono Anung mencoblos Pilkada Jakarta di TPS 046 Cipete Selatan yang letaknya tidak jauh dari kediamannya, hanya berjarak 300 meter saja.
Maka dari itu, Pramono Anung berjalan kaki menuju TPS 046 di Jalan Haji Ambas yang letaknya tepat berada di depan Masjid Al Ihsan.
Pramono Anung melakukan pencoblosan bersama istri dan anaknya. Menariknya ketiganya kompak mengenakan cukin Betawi.
Pramono mengenakan kemeja koko putih dilengkapi cukin putih dengan gambar ondel-ondel warna biru.
Sementara itu, istri Pramono, Endang Nugrahani mengenakan kebaya oranye dengan cukin warna putih bergambar ondel-ondel warna oranye.
Lalu sang anak bungsu, Dhila Pramana mengenakan kaos oranye dan cukin hitam yang juga bergambar ondel-ondel.
Usai pencoblosan, Pramono Anung melakukan video call dengan dua cucunya.
Saat ini cucu-cucu Pramono diketahui berada di Kediri, Jawa Timur. Mengingat sang anak maju untuk Pilkada Kediri.
“Sementara pengen video call sama cucu,” kata pria yang akrab disapa Pram usai mencoblos di TPS 046, Rabu 27 November 2024.
Lalu setelah video call, Pramono siang harinya akan memantau quick count atau perhitungan cepat bersama cawagub Rano Karno atau Bang Doel di hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
“Karena memang di era modern ini kan dengan gampang hasil segera bisa diketahui, sehingga dengan demikian di Jakarta ini kan ada kurang lebih 14.840 TPS lebih itulah yang ditunggu bersama-sama,” ujar Pram.
Pram mengapresiasi jalannya Pilkada Serentak 2024 yang berlangsung damai lancar tanpa drama ketegangan.
“Mudah-mudahan perhitungannya juga berjalan dengan lancar, terbuka, transparan, bagi siapapun yang punya akses untuk melihat menghitung hasil dari pemilihan Gubernur Jakarta ini.
Dan kata Pram, ini adalah Pilgub pertama yang dilangsungkan secara langsung.
“Ini adalah pertama kali Pilgub Jakarta yang berlangsung secara langsung, yang tensinya tidak terlalu tinggi, berlangsung riang gembira. Hal yang sudah baik ini mari kita jaga bersama-sama,” ujar Pram.
