Ikuti Arahan Megawati, Berikut 20 Kepala Daerah PDI Perjuangan yang Tak Ikut Acara Pembekalan Akmil di Magelang Bersama Prabowo, Salah Satunya Pramono Anung

Megawati Soekarnoputri selaku Ketum PDI Perjuangan setujui revisi UU TNI(instagram @pdiperjuangan)

Megawati Soekarnoputri selaku Ketum PDI Perjuangan setujui revisi UU TNI(instagram @pdiperjuangan)

Suaranusantara.com- Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi yang di mana melarang seluruh kepala daerah dan wakil dari partainya untuk berangkat ke Magelang guna mengikuti acara pembekalan Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah bersama Presiden RI Prabowo Subianto.

Megawati mengeluarkan instruksi itu lantaran geram karena orang kepercayaannya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto ditahan KPK pada Kamis petang 20 Februari 2025.

“Diinstruksikan kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan, sebagai berikut: 1. Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025,” tulis poin pertama instruksi tersebut dilihat pada Jumat 21 Februari 2025.

Lalu dalam instruksi tersebut juga tertulis bahwa Megawati apabila para kepala daerah dan wakil yang sudah terlanjur jalan maka diminta untuk putat balik atau mengentikan perjalanan dan menunggu arahan selanjutnya dari Ketum PDI Perjuangan.

“Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang, untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum,” lanjutan isi poin pertama instruksi Megawati.

Diketahui ada sebanyak 126 orang dari PDI Perjuangan yang dilantik menjadi kepala daerah dan wakil.

Dan berikut daftar kepala daerah PDI Perjuangan yang tak ikut acara pembekalan Akmil di Magelang bersama Prabowo:

1. Gubernur Jakarta: Pramono Anung

2. Gubernur Bali: I Wayan Koster

3. Wali Bekasi: Tri Adhianto

4. Bupati Bekasi: Ade Kuswara Kunang

5. Bupati Tapanuli Tengah: Masinton Pasaribu

6. Bupati Banyumas: Sadewo Tri Latinono

7. Wali Kota Manado: Andrei Angouw

8. Bupati Banyuwangi: Ipuk Fiestiandi

9. Wali Kota Surabaya: Eri Cahyadi

10. Bupati Temanggung: Agus Setyawan

11. Bupati Wakatobi: Haliana

12. Bupati Limapuluh Kota: Safni Barito

13. Bupati Lampung Barat: Parosil Mabsus

14. Wali Kota Semarang: Agustina Wilujeng

15. Bupati Karanganyar: Rober Chirstanto

16. Bupati Cirebon: Imron

17. Bupati Gresik: Fandi Akhmad Yani

18. Kabupaten Malang: Sanusi

19. Wali Kota Tomohon: Caroll Senduk

20. Bupati Kediri: Hanindhito Himawan Pramana

Exit mobile version