Preview Monza vs Como: Laga Gengsi di Tengah Bayang-Bayang Degradasi!

Monza Como

Suaranusantara.com – Sudah dipastikan terdegradasi dari Serie A, Monza kini hanya bisa berjuang demi harga diri saat menjamu Como dalam duel Derby Lombardy pada Sabtu, 5 April 2025, pukul 20. 00 WIB.

Tim juru kunci klasemen ini berharap bisa meraih kemenangan kandang kedua mereka musim ini, sementara Como tengah berupaya mengamankan posisi agar tetap bertahan di kasta tertinggi.

Meski mampu bertahan hingga babak kedua saat melawan Cagliari pekan lalu, Monza akhirnya tumbang dengan skor 3-0, menelan kekalahan ke-19 musim ini.

Dengan hanya delapan pertandingan tersisa dan tertinggal 10 poin dari zona aman, harapan untuk memperpanjang masa tinggal mereka di Serie A sudah sirna.

Kembalinya Alessandro Nesta sebagai pelatih pun belum membuahkan hasil signifikan. Sejak mengambil alih dari Salvatore Bocchetti, Monza hanya mampu mengumpulkan dua poin dari enam laga terakhir.

Buruknya performa di kandang semakin memperparah situasi, dengan hanya satu gol yang mereka cetak dalam empat pertandingan terakhir di U-Power Stadium.

Como di Ambang Keselamatan

Sementara Monza telah kehilangan harapan, Como justru berada di jalur yang lebih baik untuk bertahan di Serie A.

Setelah bermain imbang 1-1 dengan Monza pada pertemuan pertama musim ini, Como mengalami empat kekalahan di Derby Lombardy lainnya, meski harus menghadapi tim-tim besar seperti Inter Milan, AC Milan, dan Atalanta.

Namun, strategi transfer musim dingin mereka membuahkan hasil. Delapan poin dari enam laga terakhir membantu Como menjauh dari zona degradasi, meski hasil imbang melawan Empoli pekan lalu terasa seperti peluang yang terbuang.

Cesc Fabregas dan timnya kehilangan keunggulan satu gol di laga tersebut, yang membuat mereka masih harus bekerja keras untuk mengamankan posisi di Serie A.

Dengan tujuh dari delapan laga tersisa menghadapi tim papan bawah, Como memiliki peluang besar untuk bertahan. Namun, satu kendala utama adalah performa tandang yang mengecewakan. Dari 11 laga terakhir di luar kandang, mereka hanya menang sekali, kalah tujuh kali, dan hanya mencatat satu clean sheet.

Kondisi Skuad: Monza Tanpa Kapten, Como Dapat Kekuatan Baru

Meski performa timnya terus menurun, Alessandro Nesta diperkirakan tetap mempertahankan sebagian besar susunan pemain yang kalah dari Cagliari pekan lalu.

Penyerang asal Portugal, Dany Mota, yang diprediksi berduet dengan Keita Balde di lini depan, masih berjuang mengakhiri puasa golnya yang panjang. Setelah mencetak empat gol dalam laga-laga awal musim ini, ia kini mandul selama berbulan-bulan.

Daftar cedera Monza masih cukup panjang, dengan absennya sang kapten Matteo Pessina hingga akhir musim. Andrea Carboni, Luca Caldirola, dan Stefano Sensi juga masih belum bisa diturunkan.

Di kubu Como, kabar baik datang dengan kembalinya Nico Paz, pemain pinjaman dari Real Madrid yang tampil impresif sebelum menjalani skorsing pekan lalu. Dele Alli juga bisa kembali bermain setelah menjalani larangan bertanding akibat kartu merah saat melawan Milan.

Kehadiran Paz bisa membuat Patrick Cutrone harus rela duduk di bangku cadangan meski menjadi salah satu pemain paling produktif musim ini dengan sembilan gol. Sementara itu, bek tengah Alberto Dossena tetap absen karena cedera lutut serius yang dideritanya bulan lalu.

Prediksi Susunan Pemain

Duel Gaya Bermain yang Berbeda

Statistik mencerminkan kontras yang mencolok antara kedua tim. Como tercatat sebagai tim yang paling sering merebut bola di sepertiga akhir lapangan musim ini (143 kali), sementara Monza adalah tim dengan catatan paling rendah dalam kategori ini (62 kali).

Ini menunjukkan bahwa laga nanti akan menjadi pertarungan antara tim yang agresif dalam menyerang dengan tim yang lebih pasif dalam membangun serangan.

Prediksi Skor: Monza 1-2 Como

Meski Como memiliki catatan tandang yang buruk, Monza juga tidak menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Dengan skuad yang lebih lengkap dan motivasi lebih besar untuk bertahan di Serie A, Como diprediksi bisa meraih kemenangan tipis dalam laga ini dan semakin menjauh dari zona degradasi.

Exit mobile version