Suaranusantara.com – AC Milan kembali mengusung misi wajib menang saat menyambangi markas Udinese dalam laga pekan ke-33 Serie A, pada laga yang akan digelar Sabtu, 12 April 2025, pukul 01.45 WIB.
Pertandingan yang akan tersai di Dacia Arena ini menjadi pertarungan krusial bagi Rossoneri yang masih mengejar peluang finis di zona Eropa.
Meski hanya berselisih dua posisi di klasemen sementara, Milan dan Udinese berada di jalur yang sangat berbeda. Rossoneri terpuruk di peringkat kesembilan, sementara Udinese nyaman di papan tengah tanpa tekanan degradasi maupun ambisi Eropa.
Milan Masih Rapuh, Tapi Pantang Menyerah
Kegagalan mengamankan poin penuh di laga kontra Fiorentina pekan lalu membuat harapan Milan kembali menipis. Sempat tertinggal dua gol di awal laga, Milan berhasil menyamakan skor 2-2 berkat kontribusi Tammy Abraham dan Luka Jovic.
Namun, alarm kembali berbunyi untuk lini belakang Milan. Mereka sudah kebobolan delapan gol dalam 10 menit pertama pertandingan musim ini, rekor terburuk di Serie A sejak Sergio Conceicao mengambil alih tim Januari lalu.
Statistik lain juga kurang bersahabat: sejak 2025 dimulai, Milan jadi salah satu tim yang paling sering tertinggal lebih dulu, hanya selevel dengan tim-tim papan bawah seperti Empoli, Monza, dan Parma. Meski begitu, mereka termasuk tim yang paling sering bangkit untuk meraih poin setelah tertinggal, hanya kalah dari Bologna.
Kini, harapan utama Milan untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan bisa datang lewat jalur Coppa Italia. Setelah bermain imbang melawan Inter di leg pertama semifinal, mereka harus membagi fokus tanpa kehilangan poin di Serie A.
Udinese Kehilangan Momentum
Setelah sempat melaju tanpa kekalahan dalam enam laga, Udinese justru mengalami kemunduran dengan tiga kekalahan beruntun. Terbaru, mereka tumbang 0-1 dari Genoa usai gagal memaksimalkan peluang emas di menit-menit akhir laga.
Skuad asuhan Kosta Runjaic sejatinya telah aman dari zona degradasi dan tidak terlibat dalam perebutan tiket Eropa, namun mereka masih bersaing dengan Torino dan Genoa untuk memperebutkan posisi 10 besar.
Bagi Udinese, laga melawan Milan menjadi kesempatan untuk kembali ke jalur kemenangan sekaligus memperbaiki rekor pertemuan.
Setelah sempat mencatat dua kemenangan beruntun atas Rossoneri, mereka kini menelan dua kekalahan berturut-turut, termasuk kalah tipis 0-1 pada pertemuan pertama musim ini.
Situasi Skuad dan Prediksi Susunan Pemain
AC Milan harus kehilangan Kyle Walker yang mengalami cedera serius pada siku dan harus naik meja operasi. Emerson Royal juga masih absen, sehingga Alex Jimenez atau Filippo Terracciano kemungkinan akan mengisi posisi bek kanan.
Di lini depan, Tammy Abraham yang sedang dalam performa impresif diprediksi menjadi pilihan utama. Ia kini sudah mencetak 29 gol di Serie A, hanya kalah dari dua legenda Inggris: David Platt (31) dan Gerry Hitchens (59).
Udinese, di sisi lain, masih mengandalkan Lorenzo Lucca sebagai juru gedor, mengingat Keinan Davis, Alexis Sanchez, dan Florian Thauvin masih diragukan tampil. Iker Bravo dan Simone Pafundi bisa jadi pelapis yang diturunkan oleh Runjaic.
Perkiraan Susunan Pemain
- Udinese (4-4-2):
Okoye; Ehizibue, Bijol, Solet, Kamara; Atta, Lovric, Karlstrom, Ekkelenkamp; Bagus, Lucca - AC Milan (4-2-3-1):
Maignan; Jimenez, Gabbia, Thiaw, Hernandez; Fofana, Musah; Pulisic, Reijnders, Leao; Abraham
Analisis dan Prediksi
Meski tampil tidak konsisten, AC Milan datang ke laga ini dengan tekanan besar dan motivasi tinggi untuk menjaga peluang tampil di Eropa. Udinese, meski tak punya beban, tampak kehilangan arah dalam tiga pekan terakhir.
Dengan lini depan yang mulai tajam dan urgensi untuk menang, Milan berpeluang mencuri tiga poin tipis di Udine, meski rekor tandang mereka tidak begitu meyakinkan.
Prediksi Skor: Udinese 1-2 AC Milan
