Suaranusantara.com – Laga puncak Liga Champions musim ini mempertemukan dua raksasa Eropa yang sama-sama lapar gelar, Paris Saint-Germain (PSG) dan Inter Milan.
Pertandingan akan digelar di Allianz Arena, Munich, Minggu, 1 Juni 2025, pukul 02.00 WIB, dan menjanjikan drama tinggi serta pertarungan taktik kelas atas.
PSG kembali mengejar mimpi menjadi juara Eropa untuk pertama kalinya. Setelah berkali-kali nyaris, kini mereka hanya selangkah lagi.
Sementara itu, Inter Milan berambisi menambah koleksi trofi Liga Champions keempat mereka, setelah terakhir kali meraihnya pada 2010.
PSG juga berpeluang menorehkan sejarah dengan meraih treble winner, prestasi yang belum pernah dicapai klub Prancis mana pun. Di sisi lain, Inter ingin menutup musim dengan manis setelah gagal menjuarai Serie A dan Coppa Italia.
Perjalanan Berbeda, Tujuan Sama
Menariknya, kedua tim menempuh jalur yang sangat berbeda untuk mencapai final. PSG tampil atraktif dengan sepak bola menyerang yang menggoda. Mereka menyingkirkan tim-tim besar seperti Liverpool dan Arsenal di fase gugur.
Sebaliknya, Inter Milan mengandalkan taktik disiplin dan permainan solid yang membuat Bayern Munich dan Barcelona frustrasi. Mereka tak selalu tampil dominan, tetapi efektif dan sangat berpengalaman.
PSG: Musim Sempurna di Ujung Tangan
Setelah sempat goyah di awal musim, pasukan Luis Enrique tampil luar biasa di paruh kedua musim. Mereka kembali menjuarai Ligue 1 dengan mudah dan baru saja membungkam Reims di final Coupe de France.
Kini, trofi Liga Champions menjadi bagian terakhir dari puzzle sempurna PSG musim ini. Sejak kemenangan atas Liverpool di Anfield hingga menyingkirkan Arsenal di semifinal, PSG menunjukkan mental juara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Inter: Rasa Penasaran dan Hasrat Penebusan
Inter Milan nyaris tak diunggulkan sejak awal kompetisi, tapi justru mampu menembus final dengan mengalahkan Barcelona secara dramatis di semifinal.
Meskipun performa mereka sempat menurun di Serie A dan gagal di Coppa Italia, Inter tetap menjadi ancaman serius.
Dengan pengalaman sebagai juara tiga kali dan skuad yang penuh tekad membalas kekalahan final 2023 dari Manchester City, Inter punya segala modal untuk memberi kejutan di Munich.
Pertarungan Gaya Bermain
PSG mengandalkan kecepatan dan kreativitas para penyerangnya seperti Dembele dan Kvaratskhelia. Mereka bermain terbuka dan menghibur.
Sementara Inter bermain lebih sabar dan rapat, dengan lini tengah yang kuat dan duet Thuram-Martinez yang mematikan. Mereka terbiasa mencetak gol lebih dulu dan mengendalikan tempo.
Statistik mencatat, Inter selalu unggul lebih dulu di 11 dari 14 laga Liga Champions musim ini dan hanya tertinggal total tujuh menit saja sepanjang turnamen.
Kondisi Skuad: Siap Tempur Tanpa Kendala
Kabar baik bagi kedua tim, tidak ada cedera serius yang mengganggu skuad utama. PSG hanya kehilangan Presnel Kimpembe, yang memang jarang bermain musim ini. Selebihnya, semua pemain inti siap tampil.
Di kubu Inter, Benjamin Pavard dan Piotr Zielinski telah kembali berlatih dan kemungkinan besar masuk skuad. Sang kapten Lautaro Martinez pun sudah pulih dan siap memimpin lini serang Nerazzurri.
Perkiraan Susunan Pemain
- PSG (4-3-3):
Donnarumma; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Nuno Mendes; Joao Neves, Vitinha, Fabian Ruiz; Doue, Dembele, Kvaratskhelia - Inter Milan (3-5-2):
Sommer; Bisseck, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Martinez
Prediksi: Final Ketat, Adu Penalti Mengintai
Duel ini diperkirakan akan berjalan sangat ketat dan tak mudah ditebak. Meskipun PSG lebih diunggulkan, Inter bukan lawan sembarangan.
Jika pertandingan berjalan imbang hingga akhir, adu penalti bisa menjadi penentu. PSG punya modal keberhasilan menang adu penalti melawan Liverpool di babak 16 besar.
Prediksi Skor: PSG 1-1 Inter (PSG menang adu penalti)
