Suaranusantara.com – FC Barcelona resmi mengumumkan kedatangan Roony Bardghji, pemain muda berbakat milik FC Copenhagen.
Pengumuman ini datang hanya beberapa hari setelah Blaugrana gagal mengamankan tanda tangan Nico Williams dari Athletic Bilbao.
Roony Bardghji, yang dikenal sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di Swedia, direkrut menyusul mendekatnya masa akhir kontraknya bersama klub asal Denmark tersebut.
Barcelona melihat ini sebagai peluang emas untuk mendapatkan talenta muda dengan harga terjangkau.
Meskipun nilai transfer tidak diungkapkan secara resmi, sejumlah media meyakini biaya yang dikeluarkan Barca berada di kisaran €2 juta (sekitar Rp37 miliar).
Bardghji menandatangani kontrak jangka panjang hingga akhir musim 2028/29.
Pemain Muda Berbakat yang Baru Pulih dari Cedera
Pemain berusia 19 tahun ini sebelumnya sempat mengalami cedera lutut serius yang membatasi menit bermainnya pada musim 2024/25, hanya tampil selama 243 menit sepanjang musim.
Namun, Barcelona tetap melihat potensi besar dalam diri pemain yang sudah memperkuat Timnas Swedia U-21 tersebut.
Selama memperkuat Copenhagen, Bardghji mencatatkan 15 gol dan 1 assist dari 84 penampilan di semua kompetisi.
Musim terbaiknya terjadi setahun sebelumnya, ketika ia mencetak 8 gol dari 23 pertandingan di Liga Denmark dan Liga Champions.
Salah satu momen paling menonjol dalam karier Bardghji adalah ketika ia mencetak gol penting dalam kemenangan dramatis 4-3 atas Manchester United di fase grup Liga Champions, yang turut mengantarkan Copenhagen ke babak 16 besar sebelum akhirnya tersingkir oleh Manchester City.
Peluang Bersinar di Tengah Ketatnya Persaingan
Meski Bardghji diproyeksikan sebagai pelapis di bawah arahan Hansi Flick, ia berpeluang masuk ke skuad utama seiring kepergian Ansu Fati yang dipinjamkan ke AS Monaco.
Bardghji dinilai sebagai alternatif yang lebih murah, namun tetap menjanjikan untuk mengisi posisi tersebut.
Namun, perlu dicatat bahwa Bardghji belum bermain lebih dari 71 menit dalam satu pertandingan selama setahun terakhir, sehingga kemungkinan ia akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gaya permainan Flick dan ritme kompetisi La Liga.
