Suaranusantara.com – Southampton secara resmi didiskualifikasi dari partai final playoff promosi Divisi Championship setelah terbukti melakukan serangkaian pelanggaran regulasi yang berat.
Berdasarkan rilis resmi English Football League (EFL) pada Rabu (20/5), klub berjuluk The Saints tersebut kedapatan melakukan tindakan ilegal berupa perekaman sesi latihan tertutup milik klub lawan tanpa izin.
Akibat skandal ini, Middlesbrough yang sebelumnya disingkirkan Southampton dengan agregat 1-0 di babak semifinal, kini resmi dikembalikan ke slot playoff 2026. The Boro berhak melaju ke partai puncak untuk menantang Hull City.
Tak hanya dicoret dari final musim ini, Southampton juga harus menerima pil pahit untuk musim depan. EFL menjatuhkan hukuman tambahan berupa pengurangan empat poin yang akan langsung berlaku begitu kompetisi musim baru bergulir.
Jadwal final playoff sendiri dipastikan tidak berubah. Laga penentu tiket promosi ke Premier League tersebut tetap akan digelar di Stadion Wembley, London, pada Sabtu, 23 Mei 2026, sementara waktu sepak mula (kick-off) baru akan diumumkan kemudian.
Kronologi Pelanggaran ‘Mata-Mata’ Southampton
Kasus ini mulai mencuat ketika Southampton pertama kali dijatuhi dakwaan pada Jumat, 8 Mei lalu.
Penyelidikan mendalam kemudian mengungkap pelanggaran tambahan sepanjang musim 2025/2026, yang membuat EFL merilis dakwaan baru pada Minggu (17/5).
Temuan krusial ini terungkap setelah proses investigasi awal yang melibatkan laporan Middlesbrough dimulai.
Pihak Southampton sendiri akhirnya mengakui bahwa mereka telah melanggar kode etik sepak bola Inggris, khususnya aturan yang mewajibkan setiap klub bertindak dengan iktikad baik (good faith).
Regulasi EFL secara tegas melarang klub mengintai atau mengamati sesi latihan tim lawan dalam kurun waktu 72 jam sebelum pertandingan dimulai.
Manajemen The Saints mengakui tindakan ‘mata-mata’ ini dilakukan dalam tiga laga krusial, yaitu saat menghadapi Oxford United pada Desember 2025, Ipswich Town pada April 2026, dan Middlesbrough pada Mei 2026 kemarin.
Menanti Hasil Banding Darurat
Meski posisinya berada di ujung tanduk, Southampton masih diberikan hak untuk mengajukan banding sesuai dengan koridor regulasi EFL.
Pihak-pihak terkait saat ini tengah berkejaran dengan waktu untuk merampungkan proses sidang banding pada Rabu (20/5) ini.
Jika ada bukti atau keputusan baru dalam sidang tersebut, konfirmasi mengenai tim yang bertanding pada hari Sabtu mendatang masih berpotensi berubah.
Saat ini, EFL sedang intensif melakukan diskusi bersama ketiga klub yang terdampak demi membahas implikasi dari keputusan besar ini.
Pernyataan lanjutan serta rilis tertulis mengenai alasan lengkap dari Komisi Disiplin akan segera dipublikasikan dalam waktu dekat.
