Suaranusantara.com – Jenderal lapangan tengah sekaligus kapten Manchester United, Bruno Fernandes, baru-baru ini melontarkan pengakuan yang cukup mengejutkan publik.
Pemain pilar asal Portugal tersebut membeberkan bahwa dirinya sempat selangkah lagi bergabung dengan Tottenham Hotspur beberapa tahun lalu.
Kabar ini mencuat di tengah catatan impresif Fernandes yang baru saja menyudahi salah satu musim terbaik dalam kariernya.
Ia sukses menorehkan rekor fantastis lewat sumbangan 21 assist di kompetisi Liga Inggris.
Kendati demikian, belakangan ini nama Fernandes tidak hanya melulu dibahas soal performa apiknya di atas lapangan.
Sang gelandang juga kerap menghiasi headline media akibat perselisihan argumen dengan legenda Setan Merah, Roy Keane, serta rumor miring yang terus menerpa masa depannya di Old Trafford.
Drama Transfer 2019: Diblokir Sporting Lisbon di Menit Akhir
Saat berbicara dalam podcast The Diary of a CEO yang dikutip dari SportsMole, Fernandes mengenang kembali momen krusial pada tahun 2019.
Kala itu, London Utara hampir saja menjadi pelabuhan baru dalam karier sepak bolanya.
Tottenham Hotspur membidik Fernandes sebagai suksesor ideal untuk menggantikan posisi Christian Eriksen.
Namun, Sporting Lisbon selaku klub pemiliknya saat itu mendadak membatalkan kesepakatan secara sepihak di detik-detik akhir bursa transfer.
“Saya sudah menjalin komunikasi dengan pihak Tottenham, dan sejujurnya kesepakatan sudah sangat dekat,” ungkap Fernandes.
Sayangnya, situasi berubah drastis dalam dua hari pamungkas menjelang penutupan pasar transfer.
Manajemen Sporting memilih menarik diri dari kesepakatan karena menilai tenaga sang pemain masih terlampau krusial bagi tim.
Fernandes tidak menampik bahwa bermain di kompetisi seketat Inggris adalah impian masa kecilnya.
Atmosfer stadion yang penuh sesak serta rivalitas sengit antar-klub top menjadi daya tarik utama yang ia dambakan.
“Tentu saya sangat beruntung karena pada akhirnya Manchester United yang menjadi klub pelabuhan saya di Inggris. Namun kala itu, Tottenham adalah opsi yang paling realistis. Saya sempat antusias karena mereka memaparkan proyek klub yang sangat menjanjikan,” tambahnya.
Teka-Teki Masa Depan di Old Trafford dan Godaan Arab Saudi
Meski takdir akhirnya menuntun Fernandes ke Manchester, masa depan pemain berusia 31 tahun ini kembali diselimuti ketidakpastian.
Saat ini, durasi masa bakti sang kapten di Old Trafford hanya menyisakan satu tahun lagi.
Situasi ini memaksa manajemen Setan Merah bergerak cepat untuk menyodorkan klausul perpanjangan kontrak baru demi memagari aset berharga mereka dari buruan klub rival.
Skenario transfer kian menarik lantaran Fernandes dikabarkan mulai masuk dalam radar bidikan klub-klub kaya asal Arab Saudi.
Tawaran dengan nilai yang menggiurkan diprediksi siap meluncur dalam waktu dekat untuk menggoda sang pemain.
Di sisi lain, keberhasilan Manchester United mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan diyakini bakal menjadi kartu as manajemen.
Faktor ini dinilai bisa menjadi magnet kuat bagi Fernandes untuk tetap bertahan di Theatre of Dreams.
Kendati demikian, para penggemar tampaknya masih harus bersabar menunggu kepastian.
Hingga kini, belum ada tanda-tanda apakah sang dirigen lapangan tengah akan mengetuk palu terkait masa depannya sebelum atau sesudah gelaran Piala Dunia bergulir.
