Suaranusantara.com – Sebuah video yang memperlihatkan dua pria berciuman di lingkungan kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Depok, Jawa Barat, viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Menyikapi peristiwa tersebut, ayah salah satu mahasiswa yang terlibat, berinisial ARM, mendatangi kampus dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak kampus serta mahasiswa yang hadir.
Peristiwa yang terekam dalam video tersebut terjadi pada Selasa malam, 2 Juni 2026, di lingkungan Kampus Politeknik Negeri Jakarta, Depok. Dalam rekaman yang beredar, terlihat dua pria berada di area luar salah satu ruangan yang diduga berada di lorong dekat perpustakaan kampus.
Keduanya kemudian didatangi sejumlah mahasiswa yang menanyakan identitas mereka. Salah satu pria diketahui merupakan mahasiswa PNJ berinisial ARM, sedangkan pria lainnya bukan mahasiswa PNJ.
Menurut keterangan Staf Humas PNJ, Soraya, kejadian tersebut ditemukan oleh sejumlah mahasiswa pada Selasa, 2 Juni 2026, dan benar terjadi di lingkungan kampus.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kampus, salah satu pelaku merupakan mahasiswa aktif PNJ, sedangkan satu orang lainnya berasal dari luar kampus. Tidak ada laporan mengenai korban dalam peristiwa ini karena kasus yang menjadi perhatian adalah dugaan pelanggaran norma dan tata tertib yang berlaku di lingkungan pendidikan.
Menjelaskan kronologi kejadian secara lengkap, peristiwa terjadi pada Selasa (2/6/2026) malam di Kampus Politeknik Negeri Jakarta, Kota Depok, Jawa Barat, ketika dua pria terekam berciuman di area kampus dan videonya kemudian tersebar di media sosial. Aksi tersebut diketahui oleh sejumlah mahasiswa yang berada di lokasi, lalu kedua pria tersebut didatangi dan dimintai keterangan mengenai identitas mereka.
Setelah video menjadi viral, pihak kampus melakukan penelusuran dan klarifikasi, sementara keluarga salah satu mahasiswa yang terlibat datang ke kampus untuk menyampaikan permohonan maaf sebagai bentuk tanggung jawab moral atas peristiwa yang terjadi.
Dalam pertemuan dengan mahasiswa dan pihak kampus, ayah mahasiswa berinisial ARM tampak menundukkan kepala dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Bahkan, ia terlihat bersujud sebagai bentuk penyesalan atas tindakan anaknya yang telah menimbulkan kegaduhan di lingkungan kampus.Mengawali permohonan maafnya, ayah ARM menyampaikan penyesalan yang mendalam atas kejadian tersebut.
Ia mengatakan, ” Saya mohon maaf sama institusi yang hebat ini, saya mohon maaf untuk semuanya.” Pernyataan itu disampaikan di hadapan mahasiswa dan pihak kampus sebagai bentuk tanggung jawab keluarga terhadap dampak yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut.
Sementara itu, Kepala Humas PNJ, Andhika Rizkyansyah, membenarkan kehadiran orang tua mahasiswa dalam pertemuan tersebut. Saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Rabu, 3 Juni 2026, Andhika menegaskan.
“Sesuai video yang ada di media sepertinya demikian. Yang sujud adalah orang tua mahasiswa, bukan pihak eksternal.”