Suaranusantara.com – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) gelar aksi damai di kawasan Monas dengan membagikan bunga mawar kepada masyarakat, Senin (2/9). Aksi ini disebut sebagai simbol cinta damai dan solidaritas antar sesama pengemudi.
Perwakilan pengemudi, Henry Manurung, menegaskan aksi tersebut murni inisiatif para driver. “Kami datang dengan damai, tidak ada niat anarkis. Harapan kami Jakarta tetap tenang, jangan sampai ada yang memanfaatkan atribut ojol untuk kepentingan tertentu,” ujarnya.
Massa memulai aksi dari IRTI Monas menuju Mako Brimob Kwitang. Mereka berkomitmen menjaga ketertiban serta tidak merusak fasilitas umum selama kegiatan berlangsung.
Selain menyerukan pesan damai, para pengemudi juga menyampaikan tuntutan soal kesejahteraan. “Kami bekerja di lapangan menghadapi panas dan hujan demi keluarga, jadi kami berharap aplikator bisa lebih peduli,” kata Henry.
Kapolsek Metro Gambir, Kompol Rezeki R. Respati, menyebut sebanyak 504 personel gabungan TNI dan Polri diturunkan untuk mengamankan jalannya aksi. “Tujuannya agar aksi damai ini benar-benar berlangsung tertib, sehingga masyarakat tetap merasa nyaman,” ucapnya.


















Discussion about this post