Perebutan Cawapres Kian Memanas di Internal Koalisi, NasDem : Bakal Tetap Dukung Pilihan Anies

Ahmad Sahroni dorong Sugeng Suparwoto klarifikasi ke MKD dan Bareskrim / Istimewa

Ahmad Sahroni dorong Sugeng Suparwoto klarifikasi ke MKD dan Bareskrim / Istimewa

SuaraNusantara.com – Perebutan calon wakil presiden (Cawapres) Anies Baswedan kian memanas di internal koalisi.

Cawapres Anies mengkrucut ke salah satu nama salah satu partai koalisi perubahan yakni Agus Hharimurti Yudhoyono (AHY).

Akan hal itu, Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni mengaku partainya akan tetap konsisten pada piagam koalisi untuk mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) di pilpres 2024 mendatang.

Sahroni mengatakan jika pilihan Anies jatuh pada AHY sebagai cawapres, menurutnya tidak masalah.

“Enggak ada masalah, sah sah aja. Enggak ada masalah. NasDem akan konsisten tetap. Bakal tetap dukung, apapun Anies katakan kita dukung,” kata Sahroni dalam Political Show di CNN Indonesia TV,  Senin 12 Juni 2023 malam.

Sahroni menyadari elektabilitas Anies tidak setinggi dua kandidat capres lainnya, paling tidak dengan AHY bisa masuk ke putaran kedua pemungutan suara.

Namun, Sahroni berkaca pada Pilgub DKI Jakarta 2017. Saat itu, Anies juga memiliki elektabilitas yang tidak tinggi, tetapi mampu memenangkan suara.

“Bisa menang (Anies-AHY). Itu kan survei gampang-gampang aja. Sekarang jelek, no problem. Anies dulu zaman Pilgub juga jelek, tapi in the end tetap menang,” ujarnya.

Sebelumnya, Ahmad Sahroni menyebut Partai Demokrat memaksa agar AHY menjadi cawapres Anies.

“Iya, mereka maksa pokoknya untuk AHY mendampingi Anies,” kata Sahroni di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 9 Juni 2023.

Hal tersebut dibantah partai Demokrat, mengatakan sepenuhnya soal cawapres diserahkan kepada Anies. (Alief)

Exit mobile version