Suaranusantara.com- Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyatakan sebanyak 79,9 persen puas.
Survei tersebut pun ditanggapi kritis oleh Politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli. Mulanya, Gun Romli sapaan Guntur Romli mengapresiasi bahwa masyarakat menunjukkan kepuasannya terhadap kinerja RI 1.
“Tentu saja pertama kami mengapresiasi temuan survei yang menyatakan bahwa publik hampir 80 persen puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Dan dalam suasana demokrasi ya seperti ini yang memang terjadi, kalau pemerintahnya bekerja maka rakyat akan mengapresiasi. Kemudian kalau tidak bekerja maka rakyat akan memberikan protes,” kata Guntur, Selasa 10 Februari 2026.
Namun, PDI Perjuangan sebagai penyeimbang, ingin memastikan kepuasan masyarakat terhadap Prabowo tidak semu.
“Tentu saja PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang akan memastikan, akan mengawal bahwa kepuasan ini tidak hanya bersifat semu, tidak hanya bersifat temporal,” ujar Guntur.
“Maka kami juga selain mengapresiasi tentu saja juga mengingatkan bahwa jangan puas dengan angka kepuasan yang sedemikian tinggi dan juga mendorong bahwa kepuasan itu tidak hanya kepada soal statistik,” lanjutnya.
Survei itu dilakukan pada periode 15-21 Januari 2026. Dari hasil survei menyatakan sebanyak 79,9 persen masyarakat puas atas kinerja Prabowo.
Angka tersebut merupakan akumulasi responden yang menyatakan sangat puas sebesar 13,0 persen dan cukup puas 66,9 persen.
Sementara itu, responden yang menyatakan kurang puas tercatat 17,1 persen, sedangkan yang tidak puas sama sekali hanya 2,2 persen. Adapun responden yang menjawab tidak tahu/tidak jawab (TT/TJ) sebesar 0,8 persen.
Hasil ini menunjukkan, secara umum, persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo masih berada di zona aman pada awal masa kepemimpinannya.


















Discussion about this post