Golkar Sindir PDIP, Bukan Kartu Truf Melainkan KIS dan KIP

Nusron Wahid (Foto: Lamhot Aritonang/dtc)

SuaraNusantara.com – Kepala Bappilu Partai Golkar, Nusron Wahid, dengan tegas menolak dugaan intervensi di balik pencalonan Gibran Rakabuming sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) dalam Pilpres 2024.

Nusron mengklaim bahwa keputusan KIM untuk mendukung Gibran adalah bukti komitmen Gibran untuk mengabdi kepada rakyat melalui posisi cawapres.

Menurut Nusron, tidak ada tindakan pembangkangan terhadap rakyat atau konstitusi dalam hal ini. “Tidak ada istilah pembangkangan terhadap rakyat, justru ingin memenuhi panggilan rakyat, bukan panggilan partai,” ujar Nusron dalam pernyataannya pada Senin, 30 Oktober 2023.

Baca Juga:Surya Paloh Respon Pertemuan Jokowi dengan Anies, Ganjar dan Prabowo, Atasi Isu Keberpihakan

Ia melanjutkan dengan mengingatkan bahwa sejak awal, baik Presiden Jokowi maupun Gibran telah berjuang untuk melayani rakyat, dan bukan untuk melayani kepentingan partai politik.

Nusron juga mencatat bahwa keputusan Partai Golkar untuk mendukung Gibran adalah sebagai upaya memberikan peluang kepada generasi muda. Dengan sedikit humor, dia menyebut bahwa “kartu” yang dimaksud bukanlah kartu truf, melainkan sejumlah program unggulan yang diperjuangkan oleh Gibran, seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan kartu-kartu lain yang memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi rakyat.

Baca Juga: Sinopsis Film Sleeples, Dunia Kriminal yang Gelap dan Berbahaya di New York City

“Kami memilih Gibran karena ingin memberi peluang kepada generasi muda untuk memimpin bangsa Indonesia. Ini bukan tentang kartu truf, melainkan tentang Kartu Indonesia Pintar (KIP), KIP Kuliah, Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Pra Kerja, Kartu Anak Sehat, dan berbagai program lain yang membawa manfaat dan kesejahteraan bagi rakyat,” tegasnya. (Alief)

Exit mobile version