SuaraNusantara.com-Calon presiden 2024, Ganjar Pranowo, menghadiri Haul Mbah Hisyam Kalijaran di Ponpes Roudlotussholichin Sholichat Kalijaran Purbalingga pada Senin, 30 Oktober.
Didampingi istrinya, Siti Atikoh, kedatangan Ganjar disambut meriah oleh ribuan warga yang hadir dalam haul ke-35 Kyai Hisyam Abdul Karim Kalijaran. Meskipun cuaca panas dan hujan deras, antusiasme warga tidak berkurang, mereka tetap menunggu kedatangan Ganjar dengan penuh semangat.
“Terima kasih bapak ibu sudah hadir di haul Mbah Hisyam. Saya minta maaf karena terlambat, tadi harus mengikuti acara di Jakarta. Tetapi saya bersyukur masih bisa ke Kalijaran dan bertemu bapak ibu semuanya,” ujar Ganjar.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Gelar Festival Maulid Nabi Muhammad SAW
Ganjar Pranowo mengucapkan terima kasih kepada hadirin dan meminta maaf atas keterlambatannya karena mengikuti acara di Jakarta. Dia merasa senang melihat respons positif dari masyarakat yang datang untuk merayakan haul Mbah Hisyam. Ganjar menekankan pentingnya menjaga hubungan baik, gotong royong, dan tidak menyebarkan ghibah atau fitnah.
“Mudah-mudahan ini bagian dari silaturahmi yang tidak pernah terputus. Saya juga titip pesan agar kita selalu menjaga hubungan baik, guyub rukun, gotong royong dan tidak saling ghibah atau memfitnah. Kalau melihat hal seperti itu, mari kita luruskan,” ujarnya.
Selain itu, Ganjar juga meluncurkan buku biografi Mbah Hisyam Kalijaran yang dibagikan kepada masyarakat sebagai pengajaran. Dia merasa bangga dengan perkembangan ponpes dan harapan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Penceramah dalam haul tersebut adalah ulama kharismatik Yogyakarta, KH Ahmad Muwafiq, yang merasa Ganjar Pranowo telah mengikuti jejak positif yang ditinggalkan oleh sosok Mbah Hisyam.
Baca Juga: Kunjungi Purbalingga, Ganjar Puji Potensi Agrowisata Desa Karangpucung
Sementara itu, Gus Muwafiq mengajak masyarakat untuk bersyukur karena salah satu anggota keluarga besar Mbah Hisyam Kalijaran mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2024 dan mendoakan kesuksesan Ganjar Pranowo dalam pencalonannya.
“Sampeyan bejo (bapak ibu beruntung, red) ada keluarga besar yang siap jadi presiden. Sebab, tidak sembarang orang bisa jadi presiden. Maka mari kita doakan beliau, semoga Pak Ganjar jadi presiden kita semua. Alfatihah,” tutur Gus Muwafiq.
