SuaraNusantara.com – Calon Presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo, baru-baru ini merasakan kejadian yang menyentuh hatinya saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja di Desa Batubulan, Gianyar, Bali.
Ia mencatat bahwa beberapa warga enggan keluar rumah saat kedatangan Presiden, sebuah situasi yang membuat ganjar merasa terharu.
“Tapi suara yang membuat hati saya tersentuh adalah ketika beberapa rumah, maksudnya, warganya memilih untuk tidak membuka pintu dan keluar rumah. Saya mendengar bahwa mereka diminta untuk keluar tapi tampaknya enggan.” Ujar Ganjar.
Baca Juga:Presiden Jokowi Ingatkan Pengusaha Tidak Berbicara seperti Politikus saat Pemilu 2024
Menurut Ganjar, ia sendiri tidak mengetahui alasan di balik tindakan tersebut. Ia menyatakan bahwa biasanya, warga sangat antusias ketika Presiden datang, bahkan hanya untuk melihat atau menyapa Jokowi.
Ganjar juga menambahkan, “Tapi itulah yang membuat kita terus berusaha menjaga kondisi agar semuanya tetap kondusif. Saya yakin kita tidak akan pernah tergoyahkan.”
Kader senior PDIP Bali, I Nyoman Parta, juga menyuarakan rasa penasaran yang sama. Ia mengungkapkan ketidakmengertiannya terkait mengapa warga di sana memilih untuk tidak keluar saat kedatangan Presiden.
Baca Juga: Arsjad Rasjid Umumkan Tim Baru TPN Ganjar, Salah Satunya Diisi Pengusaha Muda
“Saat Pak Jokowi datang, masyarakat di sana bukan hanya menutup pintu, mereka bahkan tidak keluar. Apa yang membuat mereka tidak keluar? Apa penyebabnya mereka tidak menyambut presiden? Saya tidak tahu,” ujar I Nyoman Parta. (Alief)
