
Jakarta-SuaraNusantara
Oesman Sapta Odang (Oso) resmi menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, dan pada saat bersamaan masih menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI. Dia mengaku belum tahu bagaimana kelanjutan posisinya di MPR.
Rencananya OSO akan bertemu dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan membahas perkembangan terkini. Karena secara aturan dia tidak bisa menjabat sebagai Ketua DPD RI sekaligus Wakil Ketua MPR RI.
“Saya belum bicara soal itu. Saya sudah bilang, saya harus lapor Ketua MPR dan pimpinan MPR. Kan saya diangkat bukan menunjuk diri sendiri, ada mekanismenya dan saya sendiri tidak tahu,” ujar OSO di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/4/2017).
Ketua Umum Partai Hanura itu menjelaskan tidak bisa langsung keluar dari jabatannya sebagai Wakil Ketua MPR RI. Karena ada langkah-langkah yang harus diambil dirinya terlebih dahulu. “Itu nanti kita liat,” katanya.
Dia meminta saat ini jangan dipermasalahkan soal rangkap jabatan. “Teman-teman semua konsentrasi menyelesaikan masalah yang terjadi di dalam DPD. Saya minta, jangan dipermasalahkan lagi antara perbedaan. Anggap saja polemik itu sudah nggak ada lagi. Mari kita bangun DPD ke depan,” katanya.
Menyikapi rangkap jabatan ini, MPR akan membahas lebih lanjut dalam rapat pimpinan. Dari 5 pimpinan MPR, 1 kursi memang milik perwakilan DPD sebagai wakil daerah. Pada pemilihan di 2014, Oesman Sapta dipilih untuk mewakili DPD di deretan pimpinan MPR.
Penulis: Yon