Kader PDIP Gunungkidul Tunjukkan Loyalitas kepada Megawati dengan Aksi Cap Jempol Darah di HUT Ke-52 PDI Perjuangan

Suaranusantara.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-52 PDI Perjuangan, kader partai di Gunungkidul menggelar aksi unik dan penuh makna dengan melakukan cap jempol darah.

Aksi cap jempol darah ini menjadi simbol militansi dan loyalitas kader terhadap Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, yang selama ini menjadi sosok pemersatu di tubuh partai.

Sekretaris Jenderal DPC PDIP Gunungkidul menyampaikan bahwa cap jempol darah mencerminkan komitmen para kader untuk tetap setia kepada Megawati.

“Cap jempol darah ini adalah simbol komitmen seluruh kader untuk menunjukkan kesetiaan kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa meski berbagai tekanan dan tantangan datang, kader PDIP justru semakin solid.

Militansi yang sudah mengakar di masyarakat menjadi kekuatan utama untuk menjaga marwah partai.

“Kami siap menjadi garda terdepan untuk menjaga partai dari segala bentuk rongrongan, termasuk upaya memecah belah,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Agus Joko Kriswanto, kader PDIP sekaligus anggota DPRD Gunungkidul.

Menurutnya, aksi cap jempol darah adalah bentuk nyata dukungan kader terhadap Megawati Soekarnoputri.

Dalam aksi tersebut, panitia menyediakan kain putih sebagai media untuk cap jempol darah.

“PDIP Gunungkidul bersatu dalam sikap dan tekad untuk mengawal Ibu Megawati sebagai Ketua Umum partai. Kami tetap setia kepada beliau, sosok yang telah mempersatukan partai,” kata Agus.

Ia juga menegaskan bahwa kader siap menghadapi segala ancaman yang berpotensi mengganggu kesolidan partai.

Bupati terpilih Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, turut hadir dalam acara tersebut.

Ia menyatakan dukungannya terhadap aksi kader PDIP ini dan berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan partai di Gunungkidul.

Dalam sambutannya, ia mengkritik ambisi pihak-pihak yang ingin merebut kursi Ketua Umum.

“Keberhasilan partai bukan hanya tanggung jawab pengurus pusat, tetapi juga setiap kader di tingkat akar rumput. Kesetiaan dan kebersamaan adalah kunci untuk menjaga soliditas partai,” ungkap Endah.

Aksi cap jempol darah ini menjadi bukti nyata militansi kader PDIP Gunungkidul dalam menjaga keutuhan dan keberlanjutan partai.

Mereka bertekad untuk terus mendukung Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum dan melindungi partai dari berbagai ancaman.

Aksi ini juga menjadi pengingat akan pentingnya persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

Exit mobile version